Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pelni Habiskan Rp5 Miliar Operasikan Kapal Feri Cepat Jetliner

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Jum'at, 12 Juni 2015 |11:26 WIB
Pelni Habiskan Rp5 Miliar Operasikan Kapal Feri Cepat Jetliner
Pelni habiskan Rp5 miliar operasikan kapal feri cepat Jetliner. (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA – PT Pelni (Persero) menghabiskan biaya sekira Rp5 miliar untuk mengoperasikan kembali Kapal Feri Cepat (KFC) Jetliner. Saat ini KFC Jetliner akan melayani rute Makassar-Labuan Bajo (pulang-pergi).

"Biaya renovasi atau perbaikan kapal Rp5 miliar. Itu lebih ke mesin untuk memenuhi klasfikasi. Karena mesin lama enggak dijalankan. Itu rutin," kata Direktur Utama PT Pelni (Persero) Sulistyo Wimbo Hardjito di Terminal Penumpang Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (12/6/2015).

Wimbo menambahkan, KFC Jetlinet ini mampu mengangkut sekira 550 orang penumpang, ditambah 160 mobil tipe sedan atau minubis. Untuk tiket sendiri, Pelni menawarkan mulai dari Rp260 ribu hingga Rp400 ribu untuk kelas Tatami (tersedia tempat tidur).

"Tiket sudah dijual. Rp400 ribu Tatami, yang duduk Rp260 ribu. Kalau dibandingkan tiket lainnya ini lebih mahal. Ini bukan subsidi," jelasnya.

Menurut Wimbo, Pelni menawarkan KFC Jetliner kepada warga Makassar-Labuan Bajo sebagai akses langsung dengan lama perjalanan sembilan jam di angka kecepatan antara 16-19 knot.

"Maksimal kecepatan 24-30 knot. Itu bisa delapan jam perjalanan," jelasnya.

Dibanding dengan tiket pesawat dijalur yang sama direntang harga Rp1 juta ditambah lama transit, tentu Jetliner mampu bersaing dengan moda transportasi lain. Termasuk dengan kapal reguler Pelni yang waktu tempuh Makassar-Labuan Bajo 24 jam.

KFC Jetliner ini hanya dioperasikan selama 90 hari dalam setahun pada masa-masa peak season. Yaitu pada masa libur Lebaran, Natal, dan libur sekolah.

(Widi Agustian)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement