“Saya yakin, kalau sebagian aktivitas di Pelabuhan Tanjung Priok dialihkan ke Cikarang Dryport pasti akan lebih efektif, sambil kita menunggu pembangunan Marunda Port atau pun Cilamaya,” kata dia.
Carmelita berharap pengelola pelabuhan bisa bekerja secara profesional dan baik, agar persoalan klasik seperti dwelling time bisa terselesaikan dengan baik. Hal itulah yang diharapkan oleh seluruh pengusaha yang ada di Indonesia.
“Saatnya, kita selesaikan persoalan dwelling time, sebab persaingan makin ketat memasuki era Masyarakat Ekonomi ASEAN,” pungkasnya.
(Rizkie Fauzian)