
Berdasarkan pengalaman tersebut, dia meminta kepada Presiden untuk melakukan pembatalan terhadap rencana pembelian pesawat tersebut. Menurutnya, pembelian pesawat tersebut dapat diganti dengan pesawat yang lebih rendah kelasnya sejenis A320.
"Kita kuasai, dulu pasar domestik dan Asia kita kuasasi dulu pasar regional lima sampai tujuh tahun. Kalau sudah kuat baru kita hantam, Presiden setuju dan kita akan panggil direksi dan batalkan supaya ganti rencana," tandasnya.
(Martin Bagya Kertiyasa)