Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Rizal Ramli Sebut PLN Bisa Bangkrut kalau Bangun 35.000 Mw

Hendra Kusuma , Jurnalis-Senin, 07 September 2015 |13:41 WIB
Rizal Ramli Sebut PLN Bisa Bangkrut kalau Bangun 35.000 Mw
Ilustrasi: (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli mengatakan, jikalau pemerintah tetap merealisasikan program pembangunan listrik berkapasitas 35.000 megawatt (mw) berpotensi membahayakan keuangan PT PLN (Persero).

Pemerintah sendiri menargetkan pembangunan 35.000 mw selesai pada 2019. Namun, setelah melakukan kajian ulang, kebutuhan riil listrik pada saat beban puncak sampai 2019 sebesar 74.525 mw akan berubah menjadi 95.586 mw jika pemerintah tetap membangun 35.000 mw.

Adapun, beban puncak pada 2015 mencapai 50.865 mw dan pada saat ini tengah berlangsung pembangunan listrik berkapasitas 7.000 mw. "Kalau program 35.000 mw dipaksakan, maka membahayakan keuangan PLN, bahkan bisa berujung pada kebangkrutan," kata Rizal di Kantornya, Jakarta, Senin (7/9/2015).

Untuk menghindari beban keuangan PLN, Rizal sepakat untuk mengubah target 35.000 mw sampai 2019 menjadi sekitar 16.167 mw sampai 2019. Sedangkan sisanya akan dikerjakan selama lima tahun ke depannya.

"Karena kebutuhan sampai 2019 beban puncak hanya 74.525 mw, maka akan ada kapasitas yang idle sebesar 21.331 mw. Sesuai dengan aturan yang ada, PLN harus membeli listrik yang dihasilkan swasta, inilah yang saya maksudkan bisa membuat PLN bangkrut," tukasnya.

(Fakhri Rezy)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement