nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pengusaha Sebut Larangan Jual Minol Sebabkan PHK

Raisa Adila, Jurnalis · Senin 14 September 2015 19:49 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2015 09 14 320 1214106 pengusaha-sebut-larangan-jual-minol-sebabkan-phk-Mrb5nfPf16.jpg Ilustrasi: Reuters
JAKARTA - Kebijakan Menteri Perdagangan yang melarang penjualan minuman beralkohol (minol) disebut membuat pengusaha resah. Pasalnya, aturan Permendag Nomor 6/2015 tentang pengendalian dan pengawasan terhadap pengadaan, peredaran, dan penjualan minuman beralkohol membuat perusahaan minol cukup merugi.
 

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Roy Mendey mengatakan, memasuki Masyarakat Ekonomi Asia (MEA), pihak asing sudah bebas berinvestasi dan membuka pasar di Indonesia. Untuk itu, hal tersebut menjadi kekhawatiran pengusaha terhadap daya saing produk Indonesia.

"Ini yang harus ditekan bagaimana jalan keluarnya situasi ini. Ini kan revolusi mental kalau minol itu bukan masalah perdagangan. Di convenient store kan di bawah 1 persen alkoholnya. Harus nunjukin KTP pas beli kan sudah ada mekanismenya," kata Roy di Jakarta, Senin (14/9/2015).

Menurutnya, revolusi mental tidak dapat dikaitkan dengan perdagangan minuman beralkohol. Lebih ironis lagi, jika pihak convenient store tidak menjual minol, justru penjualan disebut semakin ilegal.

"Ironisnya pas berjalan beberapa toko ritel kita di daerah lain melihat di depan toko terjadi transaksi black market. Mentransaksikannya di depan toko ritel kita. Ini kan minol perlu diawasi, dicanangkan, bukan perdagangan. Bahkan beberapa industri mau pindahkan pabriknya ke negara lain. Akibatnya malah PHK," kata dia.

Untuk itu, pihaknya meminta Pemerintah untuk merevisi Permendag tersebut. Pasalnya, aturan itu tidak dapat menyentuh substansi yang diinginkan Pemerintah.

(rzk)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini