Selain itu, menurutnya, kondisi tersebut diperparah dengan minimnya pelayanan dan fasilitas dari daerah. Ia mengakui, banyak wisatawan yang mengeluhkannya, terutama infrastruktur jalan di Kota Cirebon.
“Banyak tamu hotel yang mengeluh mengenai kebersihan dan tata kelola kota. Sekarang Cirebon sudah jadi destinasi wisata, kalau tidak diperhatikan, wisatawan tidak berkunjung ke Cirebon,” tuturnya.
Kekhawatiran beroperasinya Tol Brebes ini juga dirasakan Kepala Kantor Perwakilan Wilayah Bank Indonesia Cirebon, M. Abdul Madjid Ikram. Menurutnya, secara kasat mata, tingkat hunian hotel hanya ramai pada H-1 sampai H+3 lebaran.
Ia juga mengaku khawatir jika tol Brebes sudah menyambung hingga Semarang dan bahkan sepanjang pulau Jawa, akan semakin menurunkan minat wisatawan berkunjung ke Cirebon.
“Hanya saat libur lebaran dan arus balik tingkat hunian hotel penuh. Hal ini harus segera diantisipasi karena khawatir kunjungan wisatawan menurun,” ujarnya.
(Rani Hardjanti)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.