Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kantor di Kawasan Luar CBD Paling Banyak Diserap

Fhirlian Rizqi Utama , Jurnalis-Rabu, 24 Agustus 2016 |15:08 WIB
Kantor di Kawasan Luar CBD Paling Banyak Diserap
Ilustrasi: Shutterstock
A
A
A

JAKARTA - Tingkat penyerapan ruang kantor di luar kawasan Central Business District (CBD) pada semester I-2016 tercatat lebih besar dibandingkan dengan serapan di dalam kawasan CBD.

Director Head of Research & Consultancy Savills Indonesia Anton Sitorus mengungkapkan, penyerapan di luar CBD lebih tinggi hingga 84.000 meter persegi atau sekira 65 persen dari penyerapan tahun lalu. (Baca juga: Tingkat Kekosongan Kantor Meningkat, Harga Sewa Diperkirakan Turun)

Hal ini jauh berbeda dibandingkan di kawasan CBD yang hanya mencapai 29.000 meter persegi atau kurang dari 30 persen dari tahun 2015.

"Hampir tiga kali lipatnya dari daerah CBD, padahal dari 2013 itu CBD mendominasi penyerapannya," kata Anton pada Media Briefing Property Market Update, di Jakarta, Rabu (24/8/2016).

Meski begitu Anton mengatakan, tingkat kekosongan ruang kantor di luar CBD lebih tinggi dibandingkan dengan tingkat vacancy di area CBD, di mana masing-masing telah mencapai level 23 persen non-CBD dan 16 persen di area CBD. (Baca juga: Penyerapan Ruang Kantor di Semester I Kurang dari 30 %)

"Penyerapan kebanyakan gedung-gedung yang lokasinya di Jakarta Selatan seperti koridor TB Simatupang, disusul Jakarta Utara, yang kebetulan memang menyumbang pasokan paling banyak," katanya.

(Rizkie Fauzian)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement