Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pengembang Properti Diminta Berani Terbitkan DIRE

Fhirlian Rizqi Utama , Jurnalis-Senin, 29 Agustus 2016 |16:36 WIB
Pengembang Properti Diminta Berani Terbitkan DIRE
Ilustrasi: Shutterstock
A
A
A

JAKARTA - Dana Investasi Real Estat (DIRE) diakui belum berkembang pesat di Indonesia. Instrumen investasi ini masih belum banyak dilirik.

Hal tersebut bisa dilihat juga dari produk DIRE di Indonesia yang hanya berjumlah satu produk yakni Solo Grand Mall dari DIRE Ciptadana Properti Ritel Indonesia. (Baca juga: Pasar DIRE Indonesia Bisa Kehilangan Momentum)

Kepala Manajemen Informasi dan Pengembangan Emiten Bursa Efek Indonesia, Poltak Hotradero mendorong agar pengembang properti tidak ragu untuk memulai menerbitkan DIRE.

"Karena masalahnya belum ada yang memulai-mulai, kalau belum penah diterbitkan yang ga tahu dong pasarnya seberapa besar kalau memang mengeluh pasarnya belum berkembang," ujar Poltak, di Jakarta, Senin (29/8/2016).

Menurut Poltak, pengembang harus berani untuk menerbitkan DIRE paling tidak untuk sekadar tes pasar. Pengembang dikatakannya akan memiliki dana segar yang bisa digunakan untuk pengembangan bisnisnya. (Baca juga: REI Keluhkan Tarif Baru BPHTB Tak Diterapkan di Daerah)

"Enggak ada yang mau mulai juga, lebih penting manajemennya tapi memang sudah ada beberapa yang ke arah sana, mereka bakal dapat cash fresh untuk bisa pengembangan bisnis lainnya," kata dia.

(Rizkie Fauzian)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement