Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gajah Tunggal Tarik Produksi 196 Ribu Ban

Agregasi Harian Neraca , Jurnalis-Selasa, 27 September 2016 |14:17 WIB
Gajah Tunggal Tarik Produksi 196 Ribu Ban
Ilustrasi: (Foto: Okezone)
A
A
A

“Hal itu dinilainya akan berimplikasi pada sektor otomotif, sebagai pasar produsen ban kendaraan bermotor tersebut.” ujarnya.

Kedua, kecenderungan anjloknya harga komoditas khususnya karet alam sebagai bahan baku utama. Di sisi lain, bahan baku itu pun saat ini hingga lebih dari 90 persen bisa didapatkan dari pemasok lokal. Ketiga, pihaknya pun meningkatkan kontribusi ekspor dari sekitar 42 persen lebih pada tahun lalu menjadi 50 persen pada tahun ini. Optimisme Christopher untuk meningkatkan kontribusi ekspor cukup beralasan.

Saat ini, 70 persen dari total ekspor emiten bersandi saham GJTL tersebut diserap pasar Amerika Serikat. Negeri Paman Sam itu mengeluarkan regulasi yang menguntungkan pemasok ban dari luar negeri, dengan tujuan menghambat konsumsi ban asal China.

“Kami punya target pertumbuhan tahun ini sebanyak 10 persen hingga 15 persen untuk penjualan. Kebijakan pemerintah untuk infrastruktur bagus dan row material sudah banyak di sini dan kami ingin tingkatkan ekspor dengan mengambil peluang di Amerika Serikat,” kata Christopher.

Di sisi lain, lanjut dia, optimisme mencatatkan pertumbuhan semakin kuat dengan melihat hasil kinerja kuartal I-2016 yang cukup baik. Pada periode tersebut, perseroan membukukan penjualan bersih Rp3,43 triliun dengan laba bersih Rp337,80 miliar. Raihan revenue tersebut naik sekitar 10,5 persen dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp3,07 triliun. Adapun pada triwulan pertama tahun lalu perseroan menderita rugi bersih Rp290,22 miliar.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement