PIDIE JAYA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama dengan beberapa BUMN Karya mulai membangun sekolah sementara di 13 lokasi yang mengalami kerusakan akibat gempa bumi di Provinsi Aceh.
Pembangunan ruangan kelas dengan akan menggunakan sistem modular dengan metode knock down. Menggunakan baja ringan dan dilakukan dengan prinsip knock down sehingga apabila tidak digunakan lagi masih dapat dimanfaatkan oleh BNPB nantinya.
BUMN Karya akan memulai konstruksi maupun konsultan pengawasnya. BUMN yang terlibat di antaranya adalah Waskita Karya, Hutama Karya, Adhi Karya, Nindya Karya, Bina Karya, Wijaya Karya, Brantras Abripraya, PP, Waskita, Yodya Karya dan Virama Karya, yang dibagi menjadi tiga zona pekerjaan berdasarkan wilayah kerja.
Hari ini BUMN tersebut mulai melakukan pengukuran, persiapan konstruksi berupa landclearing, pemasangan bouplank dan sejalan dengan itu membuat pabrikasi komponen-komponen modular sekolah.
Sebagai informasi, sebanyak 12 sekolah berada di Kabupaten Pidie Jaya yaitu, SD Mesjid, SMPN Tampui, SDN Tampui, PAUD Bunda Kasih, SDN Peulandok yang berlokasi di Kecamatan Trienggading SMKN 1, MIN (Madrasah) Paru, SMPN 3, SDN Jiem Jiem berlokasi di Kecamatan Bandar Baru, SDN Malem Dagang di kecamatan Ulim; SMPN 2 di Kecamatan Pante Raja dan SMKN 1 di Kecamatam Bandar Dua; sedangkan SMPN 1 Kecamatan Samalanga berada di Kabupaten Bireun.