JAKARTA – Kedatangan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al Saud ke Istana Bogor menyimpan kisah menarik. Pasalnya, Raja Salman masih mengingat sosok sang proklamator Indonesia, Soekarno.
Saat berada di Istana Bogor, Raja Salman langsung menanyakan tentang cucu Presiden pertama Indonesia, Soekarno. Kemudian, direspons oleh Presiden Jokowi yang langsung memanggil Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Puan Maharani.
Dijelaskan oleh Kepala Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden Bey Machmudin, Raja Salman mengingat sosok Presiden Soekarno saat mendampingi ayahandanya, Raja Abdullah bin Abdul Aziz bertemu dengan Soekarno di Arab Saudi.
Sebenarnya ada kisah apa di balik Arab Saudi dan Presiden pertama Indonesia tersebut?
Presiden pertama Indonesia, Soekarno disebut-sebut menyumbangkan ide arsitekturalnya dalam renovasi Masjidil Haram. Ide tersebut tercetus saat Soekarno menunaikan ibadah Haji.
Saat Soekarno menunaikan ibadah Haji, dia tidak melewatkan perhatiannya terhadap kondisi Masjidil Haram di Makkah. Sebagai seorang arsitek, Soekarno tergerak untuk memberikan sumbangan ide arsitektural kepada Pemerintah Arab Saudi agar membuat bangunan untuk melakukan salah satu ritual haji yaitu Sa'i, menjadi dua jalur dalam bangunan dua lantai.
Nampaknya, ide arsitektural tersebut menular hingga kini. Meskipun bukan lagi penyumbang ide, namun saat ini kontraktor asal Indonesia menjadi subkontraktor dalam renovasi Masjidil Haram, yaitu PT Wijaya Karya Tbk.
Bahkan, saat ini, salah satu perusahaan Arab Saudi juga telah menandatangani MoU dengan perusahaan BUMN lain, yaitu Wijaya Karya untuk membangun 8.000 perumahan di Arab Saudi.
(Raisa Adila)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.