Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

INSPIRASI BISNIS: Ratusan Juta Rupiah dari Kerajinan Akar dan Tanggul

Andres Afandi , Jurnalis-Minggu, 19 Maret 2017 |19:24 WIB
INSPIRASI BISNIS: Ratusan Juta Rupiah dari Kerajinan Akar dan Tanggul
(Foto: Ant)
A
A
A

Hasil karya seni dari tunggl pohon limbah belantara terlihat menakjubkan. Beragam model cukup banyak tercipta misalnya untuk stand sebuah meja dan kursi. Serat alamiah yang menjadi ciri khas ini menjadi lebih kelihatan nyata. Hasilnya pun cukup fantastis. Tonjolan yang menghiasinya menjadi lebih artistik dan serat-seratnya menjadi lebih kelihatan dan nyata.

Karya-karya yang menghampar di galeri ruma kayu ini dijual dengan harga bergam mulai dari Rp5 juta hingga Rp40 juta. Dari seluruh karya termahal yang pernah ia hasilkan adalah relief dengan harga jual mencapai Rp40 juta hingga ratusan juta rupiah per buah, sedangakan yang paling murah adalah ukiran meja dengan kisaran harga Rp3 juta.

Selain membuat beberapa karya seperti meja dan kursi, kini Mulyono sednagn mengerjakat salah satu karya seni yang hingga saat ini masih dalam proses pengerjaan. Karya seni tersebut yaitu membuat patung naga raksasa dari tunggul pohon yang berusia 200 tahunan lebih. Sebelum tumbang setahun yang lalu di Kawasan Taman Dwipangga Bandar Lampung. Pohon ini diketahui telah berada sejak letusan Gunung Krakatau pada 1883 silam.

Di tangan Mulyono, tanggul kayu bersejarah di Provinsi Lampung itu dibentuk dan diukir menjadi patung naga raksasa. Pengerjaan patung naga sendiri mulai dilakukan Mulyono dan salah satu rekan perajin lainnya sejak sembilan bulan lalu dan hingga kini masih dalam proses pengerjaan.

“Dalam pengerjaannya, dibutuhkan ketelitian dalam mengukir tunggul dengan seni pahat. Kita juga harus menggunakan mesin pemotong kayu untuk membentuk tunggul pohon raksasa ini menjadi patung naga agar memiliki bentuk yang sempurna,” ujar Mulyono

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement