JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution malam ini melakukan rapat koordinasi untuk membahas inflasi. Rapat koordinasi ini dilakukan di Kantor Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Jakarta Pusat.
Pantauan Okezone, Kamis (13/4/2017), turut hadir dalam rapat koordinasi ini Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, dan Kepala Badan Pusat Statistik Suharyanto. Tak hanya itu, turut pula hadir Gubernur Bank Indonesia Agus Martowodojo sekira pukul 19.40 WIB.
Hanya saja, rapat koordinasi ini berjalan tertutup. Awak media pun masih menunggu hasil rapat koordinasi malam ini.
Seperti diketahui, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi pada tahun 2016 lalu mencapai 3,02%. Inflasi ini lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 3,35%.
Menurut Presiden Joko Widodo (Jokowi), inflasi ini perlu menjadi perhatian oleh pemerintah. Sebab, terdapat kemungkinan yang dikhawatirkan oleh Jokowi bahwa inflasi cendrung lebih tinggi pada tahun ini.
"Sekali lagi ini agar betul-betul, dengan tadi angka inflasi yang kita sampaikan 3,02% itu, betul-betul ini dilihat terus. Saya khawatir tahun ini, kalau kita enggak hati-hati kita tidak akan bisa mempertahankan diangkat 3 sampai 3,5%," kata Jokowi di Istana Negara, Jakarta beberapa waktu lalu.
Menurut Jokowi, setiap tahunnya inflasi ditargetkan dapat turun. Pasalnya, apabila dibandingkan dengan inflasi negara maju yang hanya nol koma sekian persen hingga 1%, inflasi Indonesia masih cukup tinggi.
Jokowi pun tak ingin inflasi Indonesia menyentuh angka 8% hingga 9% seperti beberapa tahun silam. Sebab, tingginya inflasi akan berdampak pada sia-sianya pertumbuhan ekonomi yang dicapai.
"Kita yang dulu-dulu, masa inflasi sampai 9% sampai 8% bahkan lebih, harus dikendalikan," tutupnya.
(Fakhri Rezy)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.