Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Hebat! Smart City Semarang Dicontoh Daerah Lain

Koran SINDO , Jurnalis-Rabu, 24 Mei 2017 |18:58 WIB
Hebat! <i>Smart City</i> Semarang Dicontoh Daerah Lain
Ilustrasi: Shutterstock
A
A
A

SEMARANG – Pengelolaan smart city yang diterapkan Pemkot Semarang dinilai cukup berhasil dan menjadi percontohan bagi daerah-daerah lain di Indonesia.

Kesuksesan penerapan smart city tersebut menjadikan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi (Hendi) didapuk bisa menularkan program tersebut ke kota-kota lainnya di Indonesia dalam ajang Gerakan Menuju 100 Smart City pada Smart City Summit 2017 di Makassar, Sulawesi Selatan.

Hendi mengatakan, Pemkot Semarang sudah menerapkan konsep smart city secara serius sejak 2013. Keseriusan dan komitmen ini terus diwujudkan dengan pengembangan berbagai inovasi yang berfokus pada peningkatan kemudahan, ketepatan, dan kepercayaan masyarakat.

Konsep smart city yang diterapkan dalam berbagai sistem pelayanan online meliputi konsep systemic (terhubung sistem), monitorable (dapat dipantau), accessible (mudah diakses), reliable (dapat di percaya), serta time bound (batasan waktu).

“Konsep smart ini fokus pada upaya memberikan kemudahan, ketepatan, dan kepercayaan bagi warga masyarakat, termasuk para pelaku usaha,” ujarnya.

Dalam bidang perizinan dan investasi, Kota Semarang meluncurkan sistem KRK dan IPTB online, di mana masyarakat dapat dengan mudah melakukan pengurusan izin Keterangan Rencana Kota (KRK) dan Izin Pelaku Teknis Bangunan (IPTB).

Selain ke mudahan akses melalui smart phone/gadget, aplikasi ini juga menawarkan kemudahan dalam memonitor setiap tahapan perizinan serta kepastian waktu. “Adanya sistem KRK dan IPTB online ini memudahkan para pemohon untuk dapat mengakses dan memonitor secara langsung sampai tahapan mana izin yang diajukannya. Kemudahan pengecekan dan kepastian waktu inilah yang dibutuhkan para pemohon,” kata Hendi.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement