Membongkar Rumah Pintar Bill Gates hingga Bos Facebook, Ada Apa Saja?

Rafida Ulfa, Jurnalis · Senin 30 Juli 2018 13:49 WIB
https: img.okezone.com content 2018 07 30 470 1929266 membongkar-rumah-pintar-bill-gates-hingga-bos-facebook-ada-apa-saja-gdpCf1VMro.png Ilustrasi: Foto Shutterstock

JAKARTA - Orang kaya tidak akan berhemat untuk masalah perlengkapan rumahnya. Tentunya dengan dilengkapi teknologi terbaru.

Menurut daftar Hire Society tahun 2017, di Upper East Side, sebuah pemukiman di borough Manhattan di Kota New York, perlu merogoh USD100.000-USD150.000 per tahun atau Rp1,45 miliar - Rp2,17 miliar (Kurs Rp14.500 per USD) hanya untuk merawat dalam memasak, membersihkan, dan belajaan pribadi, dan pekerjaan rumah lainnya. Demikian seperti dilansir Business Insider.

Selain itu, para penghuni diharuskan untuk mengenal tiga sistem teknologi rumah pintar modern: Lutron, Crestron, dan Kaleidescape.

Jika brand-brand itu membingungkan untuk Anda, Lutron adalah manufaktur smart-home yang menawarkan dimmer, sakelar, dan nuansa cahaya hemat energi yang dapat mengontrol di mana saja dari 50 hingga 10.000 perangkat.

 

Program Crestron menawarkan kontrol pencahayaan terintegrasi, keamanan rumah, speaker, dan teknologi lainnya. Teknologi server hiburan multi-ruang Kaleidescape yang mengalirkan video dan audio adalah sistem sempurna untuk hometheater bagi orang kaya.

Kebanyakan dari kita bermimpi tentang hidup di rumah di mana segala pekerjaan,s eperti mencuci piring atau menyalakan televisi dilakukan oleh sebuah mesin.

“Keluarga orang kaya jauh lebih mungkin menjadi pengguna awal teknologi baru daripada konsumen biasa,” ujar Winnie Bekmanis, yang bekerja dalam pemasaran produk untuk Internet of Things (IoT) di Qualcomm.

Apa yang membedakan sistem rumah pintar yang lebih mahal ini adalah skala instalasi dan personalisasi? Personalisasi adalah kunci dalam rumah pintar dari orang kaya

 

Rumah-rumah selebriti adalah contoh sempurna dari sistem rumah pintar yang dapat dipersonalisasi. Dalam sebuah wawancara dengan CNET, aktris Sofia Vergara berbicara tentang membangun rumah pintar yang memungkinkannya tidak hanya menonton film di teater di rumahnya, tetapi juga memungkinkan dia untuk Skype dengan keluarga dan menggunakan media sosialnya di layar besar.

Menurut the LA Times, media maestro Oprah Winfrey menghabiskan USD14 juta untuk sebuah rumah ski berteknologi tinggi di Telluride di mana sistem panas dapat menjaga jalan masuk sepenuhnya tanpa terhalangi salju.

"Sistem rumah pintar adalah kunci untuk menghubungkan setiap perangkat pintar yang berbeda di rumah secara bersama-sama dengan lancar," ujar Bekmanis. "Ketika sistem ini mengotomatisasi pekerjaan rumah dan tugas-tugas sepele bagi pemilik rumah, seperti mematikan lampu rumah atau membuat kopi di pagi hari, mereka dapat menghemat waktu," tambahnya.

Lalu bagaimana dengan rumah rumah pendiri Microsoft, Bill Gates? Menurut Business Insider, para tamu menerima perangkat untuk menghubungkan mereka ke teknologi rumah pintar, yang meliputi pengendalian suhu, pencahayaan, bahkan musik.

Sementara pendiri Facebook Mark Zuckerberg menunjukkan sistem rumah AI-powered miliknya, yakni J.A.R.V.I.S. Di mana rumahnya dapat dikontrol melalui aplikasi spesial yang Zuckerberg buat dan disuarai oleh aktor Morgan Freeman. Rumah pintar mereka dikendalikan dari biometrik wajah.

 

Menurut Bekmanis, sistem rumah pintar memudahkan untuk mengontrol dan menyesuaikan hampir semua hal di rumah Anda dari satu antarmuka.

“Salah satu fungsi untuk mendapatkan manfaat dari teknologi rumah pintar adalah keamanan rumah, mencakup segala sesuatu mulai dari kunci pintu dan jendela otomatis hingga pencahayaan dan kamera. Kemajuan dari kecerdasan buatan membuat dampak penting pada pengembangan sistem keamanan rumah pintar ini, ” kata Bekmanis.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini