Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ini Penyebab Daya Beli Masyarakat Turun di Mata BI

Dedy Afrianto , Jurnalis-Jum'at, 21 Juli 2017 |01:21 WIB
Ini Penyebab Daya Beli Masyarakat Turun di Mata BI
Ilustrasi: (Foto: Reuters)
A
A
A

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mencatat adanya penurunan daya beli masyarakat hingga Juni 2017. Hal ini pun menjadi salah satu bahan pertimbangan BI dalam memutuskan kebijakan moneter pada bulan ini.

Asisten Gubernur Kepala Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter Dodi Budi Waluyo mengatakan, pelemahan konsumsi ini dapat dilihat dari melemahnya angka penjulan retail hingga Juni 2017 lalu. Bahkan, jika dibandingkan semester 1 tahun 2016 lalu, nilai penjualan retail di Indonesia tercatat masih mengalami pelemahan.

"Kenapa konsumsi rendah karena angka ritel sales selama bulan Juni turun hanya 6,7% dibandingkan periode yang sama tahun lalu 8% lalu. Pertumbuhan rata-rata bulan Juni3-4%. Semester pertama 3,6%sampai 3,8%, periode yang sama tahun lalu 7% sampai 8%," kata Dodi Budi Waluyo di Kantor Pusat BI, Jakarta, Kamis (20/7/2017).

Pelemahan nilai konsumsi ini disebabkan oleh beberapa hal. Salah satunya adalah gaji ke-13 pegawai negeri sipil (PNS) yang baru cair pada bulan ini.

Tak hanya itu, tarif listik juga berdampak pada pelemahan penjualan sektor retail. Pasalnya, pemerintah tahun ini telah melakukan penyesuaian tarif listrik bersubsidi. Hal ini pun berdampak pada penurunan konsumsi masyarakat dan pihak swasta.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement