Siap 'Bermain' di Bursa Saham, GMF Sudah Lapor OJK
Menteri BUMN: IPO GMF Aero Asia Paling Lambat Oktober!
Seperti yang diketahui, GMF Aero Asia akan melepas sebanyak - banyaknya 30% saham baru kepada publik. Dana yang terhimpun akan dialokasikan untuk investasi proyek baru. GMF AeroAsia, kata Pahala, bakal menjajaki kerjasama anorganik dengan membentuk joint venture (JV).
"Kalau strategic investor enggak selesai, Oktober akan ditawarkan publik," terang Pahala.
Saat ini perseroan telah menunjuk joint lead underwritter dalam IPO ini. Antara lain, Mandiri Sekuritas, BNI Sekuritas, Bahana Sekuritas, dan Danareksa Sekuritas.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.