Image

Sangat Istimewa! Harga Patung Banteng Wuluh Tidak Sampai Rp1 Miliar

Dedy Afrianto, Jurnalis · Minggu 13 Agustus 2017, 15:02 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 08 13 278 1755090 sangat-istimewa-harga-patung-banteng-wuluh-tidak-sampai-rp1-miliar-IrhwToy5z7.jpg (Foto: Ant)

JAKARTA – Patung Banteng Wulung telah diresmikan menjadi ikon Bursa Efek Indonesia (BEI). Patung ini memiliki beberapa keistimewaan.

Mulai dari bahan bakunya yang merupakan kayu berusia 2,5 juta-5,6 juta tahun hingga hasil ukiran dari Bali yang sangat indah. Lalu, berapa harga patung yang sangat spesial ini?

Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Tito Sulistio menjelaskan, harga patung ini pun tidak mencapai angka Rp1 miliar. Walau begitu, dia tidak menyebut harga pastinya.

Baca juga:  

Wih, Banteng Wulung dari Fosil Berumur 2,5 Juta Tahun Resmi Terpampang di BEI!

Bersamaan dengan patung ini, terdapat sebuah prasasti yang telah ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo. Prasasti ini terletak persis di samping patung seberat kurang lebih 7 ton ini.

Dia bercerita, patung memiliki ciri khas tersendiri. Patung ini terbuat dari kayu dan diukir oleh pematung asal Bali, Made Budiasa.

"Terbuatnya, kalau negara lain terbuat dari perunggu atau dari batu dan semen, kita kayu yang umurnya sekitar 2,5-5,6 juta tahun, kayu yang sudah memfosil. Lalu di Amerika yang buat itu pematung dari Italia, kita pematung Bali. Jadi benar-benar asli Indonesia, kayunya, pemahatnya, dan bantengnya. Jadi ini kebudayaan dan ini menjadi ikon pariwisata DKI lainnya," ujar Tito.

Baca juga: Patung Banteng Wulung Diperkenalkan, Ketua OJK: Ini Merupakan Ikon Bullish!

Pemilihan ikon Banteng Wulung ini juga tidak terlepas dari sejarah dan budaya Indonesia. Selain ikon baru dari pasar saham, ikon ini diharapkan juga dapat mengangkat citra pariwisata ibukota.

"Nah Indonesia itu ada yang namanya Banteng Wulung, sejarah Kerajaan Pasundan. Bantengnya hitam gesit, larinya kenceng dan menjaga negara, memberikan kesejahteraan. Makanya kita sebut Banteng Wulung," ujarnya.

(wdi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini