Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bisa Rusak Harga, Pemerintah Diminta Stop Impor Garam saat Puncak Panen Petani

Giri Hartomo , Jurnalis-Rabu, 16 Agustus 2017 |18:33 WIB
Bisa Rusak Harga, Pemerintah Diminta Stop Impor Garam saat Puncak Panen Petani
Foto: Giri/Okezone
A
A
A

JAKARTA - Kelangkaan garam yang sempat terjadi akhir-akhir ini seakan mengingatkan semua pihak untuk segera menata kembali aspek industri dan perdagangannya. Apalagi pemerintah terpaksa harus mengambil garam dari negara luar. 

Padahal, garis pantai Indonesia sangatlah panjang. Sehingga seharusnya Indonesia bisa memproduksi sendiri garam tersebut. 

Wakil Ketua Umum Bidang Kelautan dan Perikanan Yugi Prayanto mengatakan, dirinya mengapresiasi keputusan pemerintah mengimpor 75.000 ton garam konsumsi. Namun, dirinya juga meminta kepada pemerintah untuk menghentikan impor saat petani garam dalam negeri sudah memasuki puncak produksi.

Baca Juga:

Hal itu agar tak membuat harga garam yang anjlok bisa menyengsarakan petani garam lokal. Oleh karena itu, pemerintah harus menyiapkan sistem distribusi garam yang lebih baik sehingga tidak merugikan petani lokal.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement