JAKARTA - Anak usaha PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA), PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia (GMF) tampaknya segera mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Perseroan akan menawarkan 30% sahamnya ke publik.
Dalam rangkauan penawaran umum perdana saham alias initial public offering (IPO), GMF bakal akan menawarkan 30% sahamnya, setara dengan 10,89 miliar lembar saham dengan nilai nominal Rp100 per saham. Demikian dilansir dari prospektus ringkas yang dipublikasikan perseroan di Jakarta, Kamis (7/9/2017).
Berperan sebagai penjamin pelaksana emisi efek (underwritter) dalam IPO anak usaha BUMN ini adalah Bahana Sekuritas, BNI Sekuritas, Danareksa Sekuritas dan Mandiri Sekuritas.
Baca juga:
Lewat IPO GMF Aero Asia, Garuda Berharap Bisa Perkecil Kerugian