nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gandeng REI, Kementerian ESDM Minta Pembangunan Rumah Beratapkan Solar Panel

Feby Novalius, Jurnalis · Rabu 13 September 2017 12:25 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 09 13 470 1774906 gandeng-rei-kementerian-esdm-minta-pembangunan-rumah-beratapkan-solar-panel-Oq0JW8wi3p.jpg Ilustrasi:

JAKARTA - Dalam rangka mendorong penggunaan energi baru terbarukan (EBT) sebagai sumber listrik, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melakukan perjanjian kerjasama di acara Indo EBTKE ConEx 2017. Salah satu kerjasama yang dilakukan adalah proyek Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) dengan Real Estate Indonesia (REI).

Direktur Panas Bumi Direktorat Jenderal EBTKE Yunus Saefulhak menerangkan, kerjasama ini ditujukan untuk membuat energi mandiri pada masyarakat. Dengan menggandeng REI maka setiap pembangunan perumahan ke depannya akan menggunakan sumber EBT yakni solar panel.

"Jadi nanti dalam pembangunan misalnya BTN dan lain-lain dikerjasamakan dalam pembangunannya atap rumah pakai solar panel supaya ada energi listrik artinya rumah mandiri," ujarnya di Balai Kartini, Jakarta, Rabu (13/9/2017).

Baca Juga: Janji Menteri Jonan Jika Menjabat hingga 2019: Listrik dari Energi Terbarukan 3.000 Mw Bisa Jalan!

Yunus mengatakan, kerjasama pengembangan rumah mandiri energi ini masih dalam tahap studi di mana lokasi yang akan dibangun. Jika studi selasai maka akan dibangunkan projek percontohan untuk projek ini.

"Jadi suplai energi bisa terintegrasi dengan PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya, jadi bukan hanya rumah mandiri, tapi kota pun menjadi mandiri," tuturnya.

Baca Juga: Beli Listrik Energi Terbarukan 291 Mw, Menteri Jonan: Pendahulu Saya Enggak Ada yang Bisa

Yunus mengakui bahwa penggunaan solar panel sebagai atap rumah membutuhkan biaya besar dan bisa membuat harga rumah pun mahal. Untuk itu, akan dilakukan kerjasama pembiayaan guna mendapatkan pembiayaan rumah murah melalui clean technology fund atau global fund seperti Bank Dunia.

"Jadi akan ada kerjasama bank-bank nasional untuk dapatkan pinjaman. Tujuannya supaya pendanaan solar cell ini tidak mempengaruhi biaya rumah yang menjadi mahal," tukasnya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini