Image

Saham Syariah Laris, Bos BEI Ingin Buat Direktur Khusus Syariah

Ulfa Arieza, Jurnalis · Kamis 14 September 2017, 15:42 WIB
https img okeinfo net content 2017 09 14 278 1775895 saham syariah laris bos bei ingin buat direktur khusus syariah 2n7dMNIZjL jpg Dirut BEI Tito Sulisto. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pertumbuhan saham berbasis syariah di pasar modal terus mengalami peningkatan. Bahkan, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) sebagai regulator di pasar modal, mendapatkan pengakuan internasional melalui penghargaan Global Islamic Finance Award (GIFA) untuk kategori The Best Supporting Institution for Islamic Finance of the Year 2017.

BEI merupakan satu-satunya institusi dari Indonesia yang menerima penghargaan dari GIFA selama dua tahun berturut-turut setelah di 2016 memenangkan penghargaan yang sama.

Baca Juga: 18 Saham Harus Terdepak dari Daftar ISSI, Siapa Saja?

Pengakuan internasional tersebut membuat Direktur Utama Bursa Efek Indonesia Tito Sulistio makin bersemangat mengembangkan pasar modal syariah. Bahkan, Tito menginginkan adanya posisi baaru Direktur Pasar Modal Syariah untuk fokus memaksimalkan potensi saham syariah.

"Beberapa negaras sudah memiliki, sepeti Malaysia itu ada Direktur khusus syariah. Saya berpendapat kita harus lebih membesarkan dan lebih memberi perhatian kepada syariah. Sekarang, kita itu baru pada kepala unit menurut saya nanti kita akan usulkan ada divisi kalau perlu kalau OJK perintahkan kenapa enggak ada direktur khusus syrariah," kata dia di Gedung BEI, Kamis (14/9/2017).

Baca Juga: IDB Punya Harapan Tinggi Pada Pasar Modal Syariah Indonesia

Selain itu, Tito juga melihat potensi ke depan pasar modal syariah masih cemerlang. Sehingga, dari sisi produk syariah juga harus diperhatikan, yaitu melalui inovasi.

"Kalau lihat perminataan banyaj sekali yang bicara syariah, tetapi memang saat ini belum end to end. Kita sedang develop bagaimana caranya dari mulai order produk dan proses daripada emiten," jelasnya.

Sebagai catatan, jumlah investor saham syariah tahun 2014 baru mencapai 0,7%, sementara di tahun 2015 meningkat menjadi 1,1%, dan 2,3% di 2016, hingga mencapai 3,1% per Agustus 2017.

Secara persentase, transaksi saham di BEI banyak didominasi oleh saham-saham berbasis syariah. Sebanyak, 62% jumlah saham yang ditransaksikan di BEI merupakan saham-saham berbasis syariah Jumlah tersebut, setara dengan 55% kapitalisasi pasar di BEI. Selain itu, 56% nilai transaksi saham di BEI dilakukan di saham berbasis syariah

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini