Baca juga: Langka, Pertamina Tambah Pasokan Elpiji 3 Kg
“Udah langka, mahal lagi. Biasanya paling mahal 21 ribu pertabung. Sekarang paling murah 25 ribu,”tukasnya.
Demikian juga dengan Ismail (51), warga Kebun Lada, Kota Binjai. Pria yang sehari-hari berjualan pisang goring itu mengaku sudah hampir dua pekan tak mendapatkan LPG 3 kg. Ia pun terpaksa membeli LPG ukuran 5 kg yang notabene tak disubsidi pemerintah.
Baca juga: Harga Elpiji Melon Melambung, Pertamina Tak Bisa Tindak Pengecer Nakal
“Didorong-dorong lah kita sama pengecernya untuk beli yang 5 kg. Padahal kami pedagang kecil ini kan harusnya disubsidi pemerintah,”pungkasnya.