nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jokowi Resmikan dan Groundbreaking Proyek PLTU Banten 4.000 Mw Senilai Rp101 Triliun

Trio Hamdani, Jurnalis · Kamis 05 Oktober 2017 16:37 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 10 05 320 1789445 jokowi-resmikan-dan-groundbreaking-proyek-pltu-banten-4-000-mw-senilai-rp101-triliun-N2htWnRPHI.jpg Foto: Trio/Okezone

BANTEN – Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan, Menteri BUMN Rini Soemarno, serta Direktur Utama PT PLN (Persero) Sofyan Basir melakukan groundbreaking 3 pembangkit listrik dan peresmian 1 pembangkit listrik.

Adapun groundbreaking dilakukan terhadap proyek pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) Independent Power Producer (IPP) di Banten berkapasitas total 4.000 megawatt (mw) di Desa Terate, Kecamatan Kerawatwatu, Kabupaten Serang, Provinsi Banten.

Selain itu, Jokowi yang hadir sekira pukul 15.30 WIB, juga meresmikan beroperasinya PLTU Banten berkapasitas 660 mw. Nilai investasi dari 4 proyek tersebut ditaksir mencapai Rp101 triliun atau digenapkan Rp100 triliun. Sebagai rincian, PLTU IPP Jawa 7 kapasitasnya 2x1000 mw, bernilai investasi Rp35 triliun.

Baca Juga: Pembangkit Listrik Tenaga Bayu 75 Mw Butuh Investasi Rp1,5 Triliun, Menteri Jonan: Tarifnya Harus Terjangkau

PLTU IPP Jawa 7 dikembangkan oleh konsorsium Shenhua Guohua dan PT Pembangkit Jawa Bali Investasi, ditargetkan rampung pada April 2020. Melalui skema power purchasing agreement, PLN membeli listrik dengan harga USD4,2 cent per kwh.

Selanjutnya, PLTU IPP Jawa 9-10, dibangun sebagai tambahan pembangkit untuk sistem Jawa Bali. Kapasitasnya sebesar 2.000 mw. Pembangunan PLTU Jawa 9-10 ini merupakan perluasan dari PLTU Suralaya 1 sampai 8 yang memiliki kapasitas sebesar 4.000 mw.

Pembangkit listrik ini juga menggunakan mesin ultra super critical. Total nilai investasi untuk Suralaya 9-10 ini mencapai Rp46 triliun yang merupakan proyek konsorsium dari PT Indonesia Power 51% dan Barito Wahana Lestari 49%.

Baca juga: Rapat Sampai Tengah Malam, Komisi VII Minta Kementerian ESDM Pangkas Izin hingga Pembangunan Kilang Minyak

Untuk PLTU IPP Banten kapasitasnya 1x660 mw bernilai investasi Rp18 triliun. Letaknya di Desa Salira, Kecamatan Pulo Ampel, Kabupaten Serang, Provinsi Banten. PLTU ini sudah beroperasi sejak pertengahan 2017.

Jokowi juga memastikan keberlangsungan pembangunan Coal Terminal yang diperuntukkan mendukung kelistrikan di Banten. Proyek ini merupakan perusahaan patungan antara anak perusahaan PLN yaitu PT PLN Batubara dengan Gama Coorp yang nilai investasinya sekira Rp2 triliun, berdaya tampung hingga 20 juta ton batu bara.

Baca juga: Lantik 7 Pejabat di Lingkungan Kementerian ESDM, Menteri Jonan: Harus Bermanfaat untuk Negara

"Dengan Bismillahirrahmanirrahim, saya nyatakan pembangunan PLTU IPP Jawa 7 dimulai dan PLTU IPP Banten saya nyatakan diresmikan. Terimakasih saya tutup Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh," tutup Jokowi.

(kmj)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini