Image

Jadi Pelabuhan Transhipment Internasional, Pelindo II Bakal Buat Tarif Kompetitif di Tanjung Priok

Giri Hartomo, Jurnalis · Selasa 10 Oktober 2017 20:38 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 10 10 320 1792855 jadi-pelabuhan-transhipment-internasional-pelindo-ii-bakal-buat-tarif-kompetitif-di-tanjung-priok-X6mQ9N0FIv.jpg Foto: Giri Hartomo/Okezone

JAKARTA - Pelabuhan akan menjadikan Priok sebagai pelabuhan transhipment dan berkelas Internasional. Hal tersebut untuk meningkatkan daya saing logistik dengan negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia.

Direktur Utama Pelabuhan Indonesia II (Pelindo II) Elvyn G Masassya mengatakan untuk menjadikan Priok sebagai pelabuhan transhipment kelas dunia, pihaknya menyiapkan dua aspek. Kedua aspek tersebut yakni soft infrastruktur dan hard infrastruktur.

"Kami menyiapkan dua aspek di sini. Yang pertama aspek soft infrastruktur yang kedua hard infrasturktur," ujarnya dalam acara Indonesian CEO Talk 'Dampak Integrasi Pelabuhan dan Logistik Terhadap Perekonomian Indonesia' di The Hermitage Hotel, Jakarta, Selasa (10/10/2017)

Baca juga: Jadi Pelabuhan Transhipment Kelas Internasional, Tanjung Priok Bakal Disinggahi Kapal Besar

Untuk soft Infrastruktur, pihaknya tengah menyiapkan sekaligus meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) agar memiliki kapabilitas. Dengan SDM yang memiliki kapabilitas, maka daya saing dengan pelabuhan negara tetangga pun bisa meningkat.

"Dari soft infrastruktur ini tentu people (SDM). Mudah-mudahan bapak-bapak tidak hanya mengingat Tanjung Priok sebagai tempat kadang-kadang buruh mogok ya. Tapi juga yang mempunyai kapabilitas. Dan saya berani kalau dikompetisikan, kapabilitas teman-teman di Priok itu dalam technical port sebenarnya luar biasa, jadi kita memiliki kapabilitas di bidang people," jelasnya

Setelah itu, pihaknya juga akan meningkatkan dari sisi bisnis proses, di mana pihaknya berusaha agar lebih sederhana. Di sisi lain juga pihaknya akan menyediakan tarif yang kompetitif.

Baca juga: Tingkatkan Pelayanan di Pelabuhan, Menhub: Kita Coba Seminggu Full Tanjung Priok Dibuka

"Bisnis proses sejak dua tahun terakhir sebenarnya mengcomfort proses di sana menjadi lebih sederhana, lebih transparan dan mengimplementasikan new sistem ini juga persyaratan bagi kargo owner, shipping Line untuk bisa menggunakan port tersebut menjadi rute transhipment. Yang ketiga tentu kompetitif tarif. Di sini ada pelaku yang sudah menikmati tarif kita yang kompetitif dibandingkan dengan Singapura bahkan. Tentu kita berharap ini bisa menjadi advantage untuk bisa menjadi transhipment port," kata Elvyn

"Yang berikutnya koordinasi dengan stekhokder transhipment port dan legitimasi dari regulator dari pemerintah. Dalam hal saya memberikan apresiasi yang luar biasa kepada para menteri perhubungan yang mendukung Priok untuk bisa menjadi transhipment prof dengan menyiapkan aturan yang kondusif yang membuat shipping Line itu mau datang ke Jakarta," imbuhnya.

Sedangkan lanjut Elvyn dari sisi Hard Infrastruktur pihaknya tengah menyiapkan peralatan hingga kedalaman lautan yang akan menjadi tempat bersandar kapal-kapal besar. Pasalnya, untuk menjadi pelabuhan transhipment kelas Internasional harus siap di sandari kapal-kapal dengan kapasitas besar.

"Di sisi hard infrastruktur seperti yang kita katakan tadi, kita sudah memiliki peralatan modern, lautan yang dalam, kita memiliki kapasitas lahan yang cukup besar. Selain itu bisa kita lihat di sana ratusan hektarnya kedalamannya termasuk peralatan yang sangat modern yang bisa meng-capture ada isi ulang di pelabuhan. Post Panama namanya untuk kapal yang besar sehingga kemudian alat-alatnya bisa melayani mereka," ucap Elvyn.

(rzk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini