"Dengan DI (Dirgantara Indonesia) untuk CN295, CN235 kemudian seperti-seperti itu untuk militer. Mereka mempertimbangkan sekali untuk ada kerja sama dengan Dirgantara Indonesia," tuturnya.
Sebenarnya bengkel pesawat Airbus dan Dirgantara Indonesia ini diperuntukkan untuk pesawat terbang militer. Namun, perbaikan pesawat juga dilakukan untuk yang komersil.
"Mereka juga mempertimbangkan, karena kita kan belinya banyak (Airbus). Saya gak tau berapa ratus (jumlahnya) berapa tahun ke depan,"tuturnya.
(Rizkie Fauzian)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.