Image

Dari 19 Ruas, 6 Jalan Tol Batal Gagal Naik

Efira Tamara Thenu , Jurnalis · Kamis 07 Desember 2017, 21:17 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 12 07 320 1826879 dari-19-ruas-6-jalan-tol-batal-gagal-naik-K5YWTHzuF7.jpg Ilustrasi (Foto: Reuters)

JAKARTA – Tahun 2017, banyak terjadi penyesuaian tarif jalan tol. Penyesuaian jalan tol ini memang dilakukan 2 tahun sekali tergantung pada angka inflasi di daerah yang bersangkutan.

Keenam ruas tol yang ditunda kenaikan tarifnya yakni Tol Cikampek-Purwakarta-Padalarang, JORR Non S (E1, E2, E3, W2S) , Pondok Aren-Ulujami, JORR W2 Utara dan JORR S Pondok Pinang-Taman Mini. Batalnya penyesuaian tarif ini terjadi karena Standar Pelayanan Minimum (SPM) yang belum terpenuhi.

 Baca juga: Menteri Basuki: Kepemilikan Aset Jalan Tol Tetap di Pemerintah

Kepala Badan Pengelola Jalan Tol (BPJT) Hery Trisaputra Zuna mengatakan, pihaknya telah melakukan evaluasi menyeluruh atas SPM kepada 19 ruas tol. Hasilnya 4 ruas tol telah memenuhi SPM dan telah dilakukan penyesuaian tarif, lalu 9 ruas tol telah memenuhi SPM dan sedang diajukan penetapannya kepada Menteri PUPR, sementara 6 ruas tol lainnya ditunda karena dinilai belum memenuhi SPM.

Adapun SPM yang belum terpenuhi pada ruas Tol Cikampek-Purwakarta-Padalarag yang dikelola oleh PT Jasa Marga Tbk (JSMR), terjadi pada pemeriksaan terakhir yaitu masih terdapat lubang, retang, penampang saluran, kerb guardrail. Tidak hanya itu, ada juga lubang bahu jalan, retak bahu jalan, lampu, marka, anti silau, kebersihan gardu, kondisi jalan dan on/off ramp pada TI

 Baca juga: Besok Tarif Tol Naik, Bagaimana dengan Pelayanannya?

Tol Padalarang-Cileunyi yang dikelola Jasa Marga adalah masih terdapat lubang, retak guardrail, rounding, marka, reflektor, penerangan jalan umum, pagar rumija, informasi dan komunikasi kebersihan dalam rumija tol, kebersihan, kantor operaso dan gardum serta on/off ramp dan toilet pada TI.

Sedangkan SPM yang belum terpenuhi ruas Tol JORR Non S (E1, E2, E3, W2S) adalah masih terdapat rutting, guardrail, rambu, marka, reflektor. Informasi dan komunikasi, tanaman dalam rumija dan rumput rumija di luar tol.

 Baca juga: YLKI Sebut Kenaikan Tarif Tol Picu Kelesuan Ekonomi

Untuk ruas Tol Pondok Aren-Ulujami yang dikelola Jasa Marga masih terdapat lubang, retak, penampung saluran, kerb, lubang dan rutting bahu jalan masih terdapat di tol. Selain itu, rambu, marka, reflektor, pagar rumija dan informasi dan komunikasi.

Sementara untuk ruas TOl JORR W2 Utara yang di kelola PT Marga Lingkar Jakarta, jalaya masih terdapat lubang, retak, guardrail, rambu, marka, reflektpr, penerangan jalan umum, kebersihan kantor operasi dan gardu serta rumput di rumiha di luar tol.

Ruas tol yang terakhir ditunda kenaikan tarifnya adalah JORR S. Ruas tol yang dikelola PT Hutama Karya, substansi yang tidak memenuhi syarat adalah kekesatan, ketidakrataan, rutting, kecepatan tempuh rata-rata, rambu, marka, reflektpr dan informasi dan komunikasi.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini