Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Butuh 10 Bulan untuk IHSG Bisa Pecahkan Rekor ke Level 6.000 di 2017

Martin Bagya Kertiyasa , Jurnalis-Selasa, 12 Desember 2017 |08:59 WIB
Butuh 10 Bulan untuk IHSG Bisa Pecahkan Rekor ke Level 6.000 di 2017
Ilustrasi IHSG. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

Kuartal II

Tidak banyak yang terjadi pada kuartal II ini, lantaran investor menyambut Ramadhan dan libur panjang hari raya Idul Fitri 1438 Hijriyah. IHSG pun ditutup di posisi 5.829, setelah menguat 10,06% di sepanjang tahun ini, dibandingkan posisi penutupan pada akhir 2016 yang berada di level 5.296.

Sejalan dengan kenaikan IHSG, nilai kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) juga melampaui rekor tertingginya sepanjang masa dengan berhasil ditutup di posisi Rp6.241 triliun atau telah menguat 8,46% bila dibandingkan dengan posisi kapitalisasi pasar BEI pada akhir tahun 2016 yang berada di posisi Rp5.754 triliun.

Sebanyak 286 saham mengalami penguatan di paruh pertama 2017, dengan%tase kenaikan antara 1.314% hingga 0,26%. Lima saham dengan kenaikan terbesar di paruh pertama 2017 yakni saham PT Sanurhasta Mitra Tbk dengan penguatan sebesar 1.314,29%, PT Pelayaran Tamarin Samudra Tbk (1.150%), PT Bank Ina Perdana Tbk (624,32%), PT Wicaksana Overseas International Tbk (604%), dan PT Asuransi Jasa Tania Tbk (507,53%).

Sementara itu, sebanyak 62 saham harganya masih berada di posisi yang sama pada akhir 2016, dan sebanyak 209 saham mengalami koreksi harga dengan antara minus 0,47% hingga minus 87,68%. Perhitungan ini dilakukan setelah adanya penyesuaian harga jika perusahaan tercatat melakukan aksi korporasi di BEI.

Kuartal III

Kuartal ketiga, IHSG mulai menghangat setelah di minggu kedua terdapat enam obligasi dan satu sukuk yang dicatatkan sekaligus pada hari yang sama. Dua hari berselang, geliat penerbitan Obligasi dan Sukuk berlanjut dengan pencatatan 8 Obligasi 2 Sukuk sekaligus, yaitu pada Rabu 12 Juli.

Berlanjut pada hari Kamis 13 Juli, terdapat dua obligasi lagi diterbitkan, dan di akhir minggu terdapat 1 obligasi diterbitkan. Sehingga, pada kuartal III-2017 total emisi Obligasi dan Sukuk yang sudah tercatat mencapai 55 Emisi dari 45 Emiten senilai Rp83,31 triliun.

Dengan pencatatan ini, maka total emisi Obligasi dan Sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 335 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp346,98 triliun dan USD67,5 juta, diterbitkan oleh 111 Emiten.

Sementara untuk Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 94 seri dengan nilai nominal Rp1.944,90 triliun dan USD200 juta. EBA sebanyak 8 emisi senilai Rp3,43 triliun.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement