Image

Izinkan 130.000 Pegawainya Menikah dengan Teman Sekantor, Bos BRI: Harus Beda Divisi

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Minggu 17 Desember 2017 12:50 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 12 17 320 1831637 izinkan-130-000-pegawainya-menikah-dengan-teman-sekantor-bos-bri-harus-beda-divisi-DOFwHUOcWz.jpg Dirut BRI Suprajarto (dua dari kanan) (Foto: Yohana Artha Uly/Okezone)

JAKARTA - Pernikahan dengan teman satu kantor kini telah dilegalkan oleh Mahkamah Konstitusi (MK). Sebelumnya, pemerintah melarang pernikahan dengan rekan sekantor yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 13 tahun 2003 pasal 153 ayat (1) huruf F tentang pelarangan pernikahan sesama pegawai.

Menanggapi keputusan ini, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menyatakan mengijinkan 130.000 karyawannya untuk dapat menikah dengan rekan satu kantor.

 Baca juga: Sikapi Langkah MK, Apindo: Kalau Suami Istri Satu Kantor Rawan Konflik Kepentingan

"Kalau itu aturan (nikah dengan teman satu kantor) ya kita harus laksanakan," ujar Direktur Utama BRI Suprajarto di JCC Senayan, Minggu (17/12/2017).

Kendati demikian, lanjut Suorajarto, perusahaan berplat merah ini mengijinkan pernikahan hanya boleh terjadi dengan rekan satu kantor yang berbeda divisi.

 Baca juga: MK Hapus Aturan Larangan Pernikahan Karyawan Sekantor

"Kalau selama ini kan enggak boleh tapi dengan putusan itu karena itu keputusan Mahkamah Konstitusi maka kami akan coba kaji kembali seperti apa, tapi tentu enggak boleh dalam satu bagian," ungkapnya.

Ia menambahkan, pihaknya masih akan terus mengkaji aturan izin pernikahan ini. Pasalnya kata dia, resiko perbankan berbeda dengan risiko koorporasi lainnya.

 Baca juga: Bursa Efek Persilahkan Karyawan Nikahi Teman Sekantor

"Kita akan diskusi dulu, karena kalau bank beda dengan kantor lain. Bank ini ada risiko-risiko operasional, ada risiko reputasi dan sebagainya yang harus kita jaga. Sedikit berbeda dengan institusi yang lain, karena kita kan institusi keuangan yang ujungnya kepercayaan," jelasnya.

Sebelumnya, mengizinkan pernikahan antara teman satu kantor namun berbeda divisi juga dinyatakan Direktur Utama Bursa Efek Indonesia Tito Sulistio. Ia menyatakan suami dan istri dalam satu kantor hendaknya ditempatkan pada divisi yang berbeda serta tidak saling berkaitan. Hal ini dilakukan agar tidak menimbulkan koalisi di antara keduanya.

"Misal kalau satunya di bagian keuangan, satunya lagi di logistik pemesanan. Kalau dia koalisi bagaimana? Itu yang dipersoalkan. Tapi menurut saya itu gampang. Boleh, tapi tidak boleh di tempat yang bisa berhubungan, karena kalau tidak nanti bisa berkoalaisi," kata Tito di Bali, Sabtu 16 Desember 2017.

Rayakan Ulang Tahun ke-122, BRI Gelontorkan Dana Rp37 Miliar

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk tepat memasuki usia ke-122 pada tahun ini. Tak tanggung-tanggung BRI gelontorkan dana hingga Rp37 miliar untuk serangkaian program ulang tahunnya.

Hal tersebut diungkapkan Direktur Utama BRI Suprajarto dalam acara puncak ulang tahun BRI yakni acara 'BRI Family Festival (BRIFFEST) 2017' yang melibatkan 65.000 karyawan dari total 130.000 karyawan BRI.

"Kurang lebih Rp37 miliar," ujar Suprajarto di JCC Senayan, Minggu (17/12/2017).

Untuk acara hari ini saja, setidaknya BRI menyediakan 4 panggung besar yang tersebar di JCC Senayan. Ke-4 panggung ini menyajikan penyanyi-penyanyi kenamaan mulai dari penyanyi musik jaz, pop, hingga dangdut. Di antaranya terdapat penyanyi Yura Yunita, Sheila On Seven, Jamrud hingga Cita-Citata.

Dalam acara besar ini juga karyawan disuguhkan hadiah bernilai hingga Rp2 miliar melalui 575 doorprize dengan hadiah utama 3 buah mobil.

Selain itu hari ini, BRI juga gelontorkan dana untuk 6 anak penyandang disabilitas berprestasi dengan total Rp25 juta untuk masing-masing anak. Penyandang disabilitas tersebut terdiri dari para pelajar difabel yang sukses menorehkan beberapa prestasi di ajang olimpiade sains baik tingkat nasional maupun internasional.

"Kalau untuk tadi pagi yang kita berikan di start 150 juta untuk 6 orang," ungkapnya.

Serangkaian program lainnya, di antaranya terdapat Program BRI Mencerdaskan Anak Bangsa dengan pemberian bantuan berupa sarana dan prasarana penunjang pendidikan di berbagai Kota/Kabupaten yang ada di Indonesia. Untuk program ini dikeluarkan dana sebesar Rp 2,73 miliar.

Untuk program UKM Naik Kelas dengan merevitalisasi pasar tradisional di 19 lokasi sebesar Rp 5,89 miliar. Program Ekonomi Rakyat dengan membangun 57 desa binaan (Teras BRI Nusantara) sebesar Rp 17,67 miliar.

Kemudian Program Indonesia Sehat dengan operasi katarak gratis bagi 1.000 orang, pemeriksaan kesehatan & pengobatan gratis, serta bantuan perbaikan sarana sanitasi & MCK, senilai total Rp 5,74 miliar.

Sebelumnya, dalam menyemarakkan hari ulang tahun (HUT) ke 122, BRI juga telah menggelar kegiatan Pekan Olahraga dan Seni karyawan BRI bertajuk SportArtCular, Donor Darah oleh Keluarga Besar BRI, khitanan massal bagi anak-anak dari masyarakat kurang mampu, turnamen futsal antara BRI dengan rekan rekan Media Massa yang tergabung di dalam Sahabat Pers BRI, serta gelaran BRI RUN Bogor Series 2017 yang diikuti oleh 5.000 pelari.

1 / 2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini