Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Feng Shui: Ekonomi Indonesia di Tahun Anjing Tanah, Daya Beli hingga Pilkada Jadi Sorotan

Efira Tamara Thenu , Jurnalis-Senin, 01 Januari 2018 |06:22 WIB
Feng Shui: Ekonomi Indonesia di Tahun Anjing Tanah, Daya Beli hingga Pilkada Jadi Sorotan
Ilustrasi: Shutterstock
A
A
A

Namun, ia mengatakan infrastruktur Indonesia yang semakin membaik akan menjadi indikasi positif untuk Indonesia ke depan.

“Indonesia memang dari tatanan tol laut, tol darat, tol udara sekarang sudah mulai terhubung. Dalam feng shui menyatakan, ekonomi akan baik jika suatu kota atau negara terhubung antar kota. Begitu juga suatu kota atau negara terhubung dengan negara lain. Keberadaan pelabuhan laut dan pelabuhan udara juga menjadi faktor baiknya suatu perekonomian negara. Tidak hanya itu, banyaknya terminal bus kota maupun stasiun kereta api juga sangat penting. Jika tidak, suatu negara akan tertinggal,” jelasnya.

Ia juga mengatakan, meski pemberantasan korupsi akan berdampak pada menurunnya daya beli, tetapi hal ini akan menjadi indikasi baik untuk Indonesia ke depan. “Berakibat korupsi yang diberantas sehingga jangka pendek ekonomi di Indonesia terpuruk. Namun, berjalannya waktu tatanan negara ini berjalan, maka krisis akan dilalui,” tuturnya.

Sedangkan sentimen politik di 2018 mendatang ia mengatakan akan berdampak baik bagi perekonomian Indonesia. Hal ini karena dana kampanye yang dikucurkan akan meningkatkan daya beli. “Ekonomi Indonesia akan terbantu pada pilkada mendatang karena pilkada itu pasti ada dananya dan membantu untuk daya beli,” jelasnya.

Lain hal dengan kacamata Ahli Feng Shui Sidhi Wiguna Teh yang juga Staf Khusus Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan juga merupakan Dosen Mata Kuliah Feng Shui & Arsitektur, Universitas Tarumanagara, Jakarta. Dia mengatakan, feng shui tidak dapat menggeneralisasi perekonomian suatu negara karena kondisi ekonomi sebuah negara tergantung pada banyak faktor. Namun, jika dilihat dari langkah yang diambil pemerintah, Sidhi mengatakan perekonomian Indonesia akan baik.

“Melihat performance dari langkah-langkah yang dilakukan oleh pemerintah, kebijakan secara mid term dan long term terlihat sangat baik walaupun secara short term terlihat memberatkan. Apabila pemerintah mendapat support yang positif dari para stakeholder tentunya perekonomian Indonesia dapat tumbuh sesuai harapan dan tetap tinggi,” jelasnya.

Ia juga mengatakan, letak Indonesia yang berada di sisi tenggara merupakan pertanda baik bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. “Secara geografis, letak Indonesia berada di sisi tenggara (south east asia), tahun 2018 ini kedatangan prime star (menurut metode feng shui flying star), merupakan indikasi bagus terkait kesejahteraan, prime star ini merupakan energi (qi) yang melambangkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan,” ungkapnya.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement