Menurutnya, saat ini belum ada kawasan terpadu yang khusus untuk perawatan alat transportasi udara. Oleh karenanya dia ingin nantinya Indonesia memiliki hal tersebut agar dunia bisa melihat bahwa Indonesia sebagai negara besar bisa merawat alat transportasi udaranya dengan baik.
"Kita harus mandiri di bidang industri alat transportasi udara tapi jangan lupa kita harus mandiri dari SDM-nya jangan sampai kita seperti negara-negara kecil yang resources -nya terbatas. Kita negara besar yang reources nya melimpah dan kita sadari itu. Bagaimana kita membangun, sama-sama tentunya kita membutuhkan kebersamaan," jelasnya.
Baca Juga: Rute Penerbangan Perintis dari Timika Bakal Ditambah
Selain itu dia mengatakan, pertumbuhan airlines (maskapai penerbangan) RI semakin lama semakin besar. Hal ini menunjukkan bahwa Indonesia memang bagian dari pertumbuhan maskapai di dunia.
"Dalam ekonomi forum, mereka semua juga sepakat bahwa pertumbuhan dunia yang besar lainnya adalah faktor China, Apec, Asia Pasific sehingga kita harus sadari bahwa industri airlines ini akan tumbuh sangat besar dan itu butuh dukungan dari sisi regulasi, dukungan dari sisi teknologi dan sebagainya. Jangan sampai pertumbuhan yang pesat ini menimbulkan semacam kesalahpahaman, jadi kita hanya berusaha mengatasi dari sisi jasanya saja, padahal faktornya banyak sekali," tukasnya.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.