Share

Ketersediaan Pasokan BBM Bersubsidi Harus Dijaga

ant, Jurnalis · Selasa 27 Februari 2018 14:32 WIB
https: img.okezone.com content 2018 02 27 320 1865390 ketersediaan-pasokan-bbm-bersubsidi-harus-dijaga-0BQQqAHdRR.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pemerintah perlu benar-benar memastikan ketersediaan pasokan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi agar penyesuaian harga BBM yang telah ditetapkan baru-baru ini tidak terlalu menghebohkan warga.

"Pemerintah harus memastikan terjaminnya pasokan BBM subsidi, premium dan solar," kata Anggota Komisi VI DPR Hamdani dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Selasa (27/2/2017).

 Baca juga: BBM 1 Harga Bukan Alasan Pertamax Cs Naik

Menurut Hamdani, saat ini masih ditemukan adanya SPBU yang ternyata tidak lagi menyediakan premium dan solar subsidi sehingga memaksa masyarakat membeli BBM nonsubsidi.

Dirinya berpendapat, kurangnya ketersediaan BBM subsidi rentan berpotensi menimbulkan gejolak di tengah-tengah masyarakat.

 Baca juga: Harga BBM Vivo dan Shell Ikut Naik

Hal tersebut, lanjutnya, karena BBM subsidi pada saat ini banyak digunakan di berbagai daerah oleh banyak kalangan seperti petani dan nelayan.

Bila petani dan nelayan terpaksa menggunakan BBM nonsubsidi, maka hal tersebut dapat meningkatkan ongkos produksi yang semakin membebani mereka.

 Baca juga: Mahalnya Harga BBM di SPBU Asing Dipertanyakan

Sebelumnya, PT Pertamina (Persero) merilis daftar harga BBM terbaru dengan mencatatkan kenaikan harga pada mayoritas nonsubsidi (Pertamax, Pertamax Turbo, Pertamina Dex dan Dexlite).

Berdasarkan pantauan Antara di Jakarta, Minggu (25/2), pada laman resmi Pertamina, dalam tabel harga, jenis BBM Pertamax per liternya di wilayah Jakarta naik dari Rp8.600 menjadi Rp 8.900. Sementara Pertamax Turbo naik dari Rp9.600 menjadi Rp10.100.

Kemudian, untuk daftar harga Pertamina Dex dalam tabel resmi, naik dari sebelumnya Rp9.250 per liter menjadi Rp 10.000. Sedangkan untuk Dexlite naik dari sebelumnya RP 7.500 menjadi Rp 8.100.

Namun, untuk jenis BBM Pertalite, Premium dan Solar tidak mengalami perubahan harga. Data tersebut dilansir pada tanggal 24 Februari 2018, terakhir. Data memuat harga dari Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam hingga Papua.

Baca Juga: Presiden Jokowi Sebut Sistem Penyaluran BLT BBM yang Dijalankan Sudah Bagus

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini