nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

3 Negara yang Terbuka untuk Bisnis

Keduari Rahmatana Kholiqa, Jurnalis · Jum'at 16 Maret 2018 19:23 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 03 16 320 1873934 3-negara-yang-terbuka-untuk-bisnis-jtjA0lj1ra.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Menjadi suatu kesenangan jika mendapatkan keuntungan lewat bisnis. Dalam arti, menguntungkan kedua belah pihak, baik pembeli maupun penjual dengan kesepakatan yang sesuai.

Namun, kawasan juga bisa menjadi salah satu faktor yang membuat transaksi perdagangan menjadi baik. Dilansir dari CNBC, tiga Negara terbaik yang terbuka untuk bisnis adalah Swiss, Luksemburg dan Panama, disurvei dari 21.000 orang di seluruh dunia.

Posisi pertama dari Negara Luksemburg, sedangkan Swiss berada di urutan kedua. Negara tersebut menjadi lingkungan bisnis paling baik karena aturan pajak mereka yang menguntungkan dan pemerintahan yang transparan,

Di posisi ketiga, yaitu, Panama yang mempunyai reputasi sebagai surga pajak. Selain itu, Panama juga terkenal dengan biaya manufaktur yang murah.

Grup BAV, bagian dari grup agensi WPP, bersama dengan Sekolah Wharton di Pennsylvania University dan US News and World Report telah merilis daftar negara terbaik secara berurutan.

Amerika Serikat (AS) berada di peringkat ke 43 pada sub-daftar "terbuka untuk bisnis", sedangkan Inggris berada di posisi ke 20. Keduanya, dipandang relatif birokratis tapi Inggris lebih baik daripada AS dalam hal memiliki praktik pemerintah yang transparan.

Swiss berada di posisi puncak, disusul oleh Kanada, Jerman, dan Inggris. UK dan US berada di peringkat delapan secara keseluruhan. Orang juga diminta untuk memberi peringkat pada negara secara keseluruhan, dengan ukuran termasuk budaya dan warisan, kualitas hidup dan kewirausahaan.

Menurut laporan WPP, Inggris berada di peringkat lebih rendah dalam bisnis yang terbuka, memiliki kebijakan yang terbuka, dan banyak orang yang ingin hidup di negara tersebut.

Tetapi, persepsi "Brand U." oleh mitra dagang termasuk AS, China, Uni Eropa, dan India adalah positif dan orang Eropa menempati peringkat keempat di dunia untuk kewiraswastaannya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini