Kepala BKPM Yakin Target Kenaikan Peringkat Kemudahan Berusaha Tercapai

Fahreza Rizky, Jurnalis · Rabu 12 Februari 2020 15:33 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 12 320 2167372 kepala-bkpm-yakin-target-kenaikan-peringkat-kemudahan-berusaha-tercapai-XbrpYEW0bd.jpg Kepala BKPM Bahlil Lahadalia (Foto: Okezone.com/Setkab)

JAKARTA - Pemerintah merumuskan langkah-langkah komprehensif dan terukur dalam rangka akselerasi dari 11 indikator perbaikan Ease of Doing Business (EODB). Pasalnya Indonesia sedang mengejar posisi 40.

”Bapak Presiden menargetkan peringkat kemudahan usaha kita dari (peringkat) 73 menjadi (peringkat) 40 sampai dengan (peringkat) 50,” kata Kepala BKPM menjawab pertanyaan wartawan usai mengikuti ratas yang dilaksanakan di Kantor Presiden, Provinsi DKI Jakarta, Rabu (12/2/2020).

 Baca juga: Benahi Prosedur dan Waktu Perizinan, Presiden Jokowi: Harus Lebih Baik dari China

Sebagai contoh, Kepala BKPM menyampaikan yang telah dilakukan di Kementerian PU, untuk izin mendirikan bangunan (IMB) itu dari 191 hari sekarang tinggal menjadi 54 hari. Ia menambahkan bahwa penghematan dari anggaran sebelumnya Rp121 juta menjadi Rp40 juta lebih.

”Itu salah satu contoh-contoh perbaikan yang kita lakukan, termasuk di dalamnya adalah perdagangan luar negeri. Itu juga kita bagaimana mensimplifikasi dari sisi persyaratan maupun dari sisi waktu,” sambung Kepala BKPM.

 Baca juga: Presiden Jokowi Ingin Kebut Kemudahan Usaha ke Peringkat 40, Ini Caranya

Di akhir wawancara, Kepala BKPOM menargetkan di tahun 2021 EoDB akan naik peringkat sesuai dengan target Presiden Joko Widodo dan pada tahun 2023 diupayakan menjadi 40.

(rzy.-)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini