Benahi Prosedur dan Waktu Perizinan, Presiden Jokowi: Harus Lebih Baik dari China

Fahreza Rizky, Jurnalis · Rabu 12 Februari 2020 14:34 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 02 12 320 2167320 benahi-prosedur-dan-waktu-perizinan-presiden-jokowi-harus-lebih-baik-dari-china-mwN5T9wQYM.jpg Jokowi (Biro Pers)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) ingin mengejar kemudahan berusaha atau Ease of Doing Business (EODB) ke posisi 40. Pasalnya, perlu memperbaiki beberapa komponen yang masih tertahan di atas peringkat 100.

Seperti diketahui, ada 4 komponen di atas peringkat 100, yaitu, Starting a Business di 140, Dealing with Construction Permits di posisi 110. Selain itu, Registering Property di 106, serta Trading across Borders yang stagnan pada 116.

 Baca juga: Diminta Kejar Kemudahan Berbisnis di Posisi 40, Ini yang Dilakukan Sri Mulyani

Dirinya meminta Menteri Koordinator Bidang Perekonomian dan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) membuat dashboard monitoring dan evaluasi secara berkala. Menurutnya, hal tersebut guna memastikan perbaikan di beberapa komponen yang masih bermasalah.

"Masalah utama yang harus kita benahi adalah prosedur dan waktu yang harus disederhanakan," ujarnya dalam rapat terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (12/2/2020).

 Baca juga: Presiden Jokowi Ingin Kebut Kemudahan Usaha ke Peringkat 40, Ini Caranya

Sebagai contoh, lanjutnya, terkait dengan waktu memulai usaha. Di mana, Indonesia masih membutuhkan 11 prosedur dalam waktu 13 hari.

"Kalau kita bandingkan mungkin dengan Tiongkok misalnya, prosedurnya hanya 4, waktunya hanya 9 hari. Artinya kita harus lebih baik dari mereka," paparnya.

(rzy)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini