nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Laba Bersih PLN di 2017 Turun 45,77% Tergerus Harga Batu Bara

Giri Hartomo, Jurnalis · Rabu 28 Maret 2018 18:32 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 03 28 320 1879255 laba-bersih-pln-di-2017-turun-54-tergerus-harga-batu-bara-B4Fm08DEcp.jpg Foto: Giri Hartomo

JAKARTA - PT Perusahaan Listrik Negara  (Persero) mencatatkan laba bersih sepanjang 2017 sebesar Rp4,42 triliun. Jumlah tersebut turun 54,2% dibandingkan laba bersih pada periode yang sama tahun lalu (year-on-year/yoy) yang berhasil mencatatkan laba sebesar Rp8,15 triliun. 

Direktur Keuangan Perusahaan Listrik Negara (PLN) Sarwono Sudarto mengatakan, penurunan laba bersih disebabkan oleh kenaikan biaya energy primer batu bara sejak tahun 2016. Di mana kontribusi batu bara terhadap produksi listrik perseroan mencapai 58%. Dengan demikian, biaya pokok produksi PLN naik Rp16,46 triliun.

"Hal itu disebabkan kenaikan energi primer batu bara. Kita tahun batu bara mengalami kenaikan signifikan sejak 2016," ujarnya dalam paparan kinerja keuangan di Kantor Pusat PLN, Jakarta, Selasa (28/3/2018).

Baca Juga : Begini Cara Bedakan Petugas PLN Abal-Abal atau Tidak

Sementara itu, untuk aset PLN selama tahun 2017 meningkat menjadi Rp1.335 triliun atau meningkat 250% dari tahun 2014. Peningkatan yang signifikan tersebut dilakukan setelah adanya revaluasi aset tahun 2015 dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan pendanaan PLN.

Tak hanya itu, pendapatan usaha perseroan juga  meningkat menjadi sebesar Rp255,29 triliun atau naik 14,6% dari tahun sebelumnya. Pendapatan usaha perseroan meningkat seiring dengan adanya pertumbuhan penjualan sebesar 7,1 TWh selama tahun 2017 dibanding tahun 2016. 

Baca Juga : PLN Pasok Listrik 65 Juta Va untuk Industri Baja di Jakarta

Sarwono melanjutkan, meningkatnya aset dan pendapatan usaha ditopang pembangunan infrastruktur yang dilakukan perseroan. Hal tersebut  terbukti selama tiga tahun terakhir, PLN telah berhasil menghilangkan defisit-detisit listrik yang banyak terjadi sebelum tahun 2015.

"Selama tiga tahun terakhir, Pemadaman yang dulu selalu terjadi di daerah seperti Sumatera Utara sekarang telah digantikan oleh cadangan yang memadai. Harapan kami cadangan listrik tersebut dapat dipergunakan semaksimal mungkin untuk pembangunan di daerah," jelasnya. 

(feb)

(rhs)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini