nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ombudsman Temukan Banyak Pekerja Kasar China Kerja di Indonesia

ant, Jurnalis · Kamis 26 April 2018 18:29 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 04 26 320 1891788 ombudsman-temukan-banyak-pekerja-kasar-china-kerja-di-indonesia-A2a9r0FSrW.jpg Foto: Okezone

JAKARTA - Anggota Ombudsman RI Laode Ida mengatakan bahwa arus tenaga kerja asing yang masuk ke Indonesia tercatat sangat tinggi. Bahkan tenaga kerja asing dari Tiongkok yang bekerja di Tanah Air mendominasi dibandingkan para TKA dari negara lain.


"Arus TKA Tiongkok begitu deras, tiap hari masuk ke negeri ini," kata Anggota Ombudsman RI Bidang Pengawasan Sumber Daya Alam, Tenaga Kerja dan Kepegawaian, Laode Ida di Gedung Ombudsman RI, Jakarta, Kamis (26/4/2018).

Temuan ini merupakan hasil investigasi mengenai permasalahan tenaga kerja asing (TKA) di Indonesia. Dalam investigasi itu, Ombudsman menemukan bahwa banyak di antara para TKA yang bukan tenaga ahli, melainkan hanya pekerja kasar tanpa keahlian. "Sebagian dari mereka itu 'unskill labour'," ucapnya.

Pekerja Bangunan Berlumur Adukan Semen dan Pasir di Kongo

Selain itu, pihaknya juga menemukan bahwa banyak TKA yang bekerja tidak sesuai dengan bidang yang tercantum pada visa kerja dan izin mempekerjakan tenaga asing (IMTA).

Baca Juga : Menaker: Tenaga Kerja Asing di Indonesia Harus Punya Keahlian

Persoalan lainnya bahwa belum terintegrasinya data di kementerian dengan pemerintah daerah mengenai jumlah, persebaran dan alur keluar masuk TKA di Indonesia. "Instansi-instansi tidak sinkron datanya mengenai tenaga kerja asing ini," tuturnya.

Sementara dari sisi pengawasan, menurut dia, tim pengawasan orang asing (tim pora) terhadap TKA belum maksimal.

Ada sejumlah faktor yang menyebabkan belum maksimalnya pengawasan oleh tim pora yakni ketidaktegasan tim pora terhadap pelanggaran di lapangan, keterbatasan jumlah anggota tim pora dan lemahnya koordinasi antarinstansi, baik di pusat maupun daerah.


Rencana Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi di Gunung Seulawah Agam Aceh


Selain itu, Ombudsman RI juga menemukan bahwa banyak di antara TKA yang masih aktif bekerja, padahal masa berlaku IMTA sudah habis dan tidak diperpanjang.

Baca Juga : Wapres JK: Kemudahan Izin Tenaga Kerja Asing Tidak Perlu Dikhawatirkan

"Banyak juga TKA yang jadi buruh kasar, TKA telah jadi WNI tapi tidak punya izin kerja. Juga ada yang perusahaan pemberi kerja tidak dapat dipastikan keberadaannya," ungkapnya.

(feb)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini