nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Era Milenial Akan Berlalu, Kini Saatnya Perusahaan Sasar Gen Z

Widi Agustian, Jurnalis · Selasa 08 Mei 2018 17:30 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 05 08 320 1895914 era-milenial-akan-berlalu-kini-saatnya-perusahaan-sasar-gen-z-iUr2qjeGua.jpg (Ilustrasi: Shutterstock)

Kedua, meningkatnya kebutuhan untuk rekreasi. Konsumen merasakan bahwa tingkat stress dalam kehidupan mereka sehari-hari semakin meningkat; dan sebagai dampaknya, muncul kebutuhan untuk ‘melarikan diri’ dari kondisi stress yang dialami yaitu dengan adanya peningkatan konsumsi untuk kebutuhan rekreasi yang tercermin dalam perubahan pola belanja konsumen.

 Tren Belanja Daring Aktivitas Perdagangan Glodok Sepi

Angka pengeluaran konsumen di kategori rekreasi telah mengalami peningkatan sebesar 40% (1,4 kali lipat) dalam 2 tahun terakhir. Peningkatan ini khususnya didorong/dipicu oleh kelompok generasi Z. Dari 40% kenaikan di kategori rekreasi, untuk kebutuhan travelling baik dalam dan luar negeri menunjukan peningkatan sebesar 30% (1,3 kali lipat) dalam 2 tahun terakhir ini

Potensi sektor wisata akan sangat menjanjikan karena jumlah konsumen yang merencanakan untuk melakukan perjalanan liburan diperkirakan akan meningkat 3 kali lipat dalam 2 tahun ke depan.

Kebutuhan akan rekreasi juga berdampak pada pengeluaran konsumen untuk menyaksikan konser dan film yang meningkat sebesar 40% (1,4 kali lipat) dalam 2 tahun terakhir.

Ketiga, kenaikan konsumsi produk elektronik dan data seluler. Pengeluaran di kategori telefon seluler naik sebesar 21% (1,2 kali lipat) dalam 2 tahun terakhir, sedangkan untuk pengeluaran produk di kategori gadget dan elektronik telah meningkat sebesar 50% (1,5 kali lipat) dalam 2 tahun terakhir.

 

Berkembangnya keinginan untuk mendapatkan pengalaman baru dan adanya kebutuhan untuk berbagi melalui sosial media telah memicu pertumbuhan penggunaan data internet. Rata-rata konsumen menghabiskan lebih dari 5 jam di media sosial. Pangsa pasar untuk kategori data seluler dan broadband naik hampir 2 kali lipat dalam 2 tahun terakhir.

Keempat, tantangan ganda yang dihadapi perusahaan FMCG. Di satu sisi, konsumen menurunkan jumlah konsumsi kategori FMCG atau berpindah ke merek FMCG lain yang lebih terjangkau (downgrading) karena adanya pergeseran dari perilaku konsumen ke ekonomi berbasis pengalaman serta adanya peningkatan dalam perencanaan pembelian produk elektronik dan perjalanan liburan/wisata.

Di sisi lainnya, perusahaan FMCG juga menghadapi tantangan dengan kemunculan berbagai merek lokal yang mengambil pangsa pasar dari merek-merek lama yang sudah mapan di pasaran. Riset ini menunjukkan bahwa konsumen bersedia untuk membeli merek baru ketika ada penawaran unik atau pengalaman berbeda yang saat ini tidak atau belum bisa diberikan oleh merek-merek terkemuka.

Kelima, bangkitnya kesadaran konsumen akan kesehatan dan kebugaran. Konsumen meningkatkan pengeluarannya untuk melakukan spa, pijat dan refleksiologi sebesar 40% (1,4 kali lipat) dalam 2 tahun terakhir ini. Hal ini didorong oleh kelompok/generasi milenial dan kelompok konsumen kelas atas, diantara kedua kelompok ini, kebutuhan untuk spa, pijat, dan refleksiologi sendiri meningkat hampir 2 kali lipat dalam dua tahun terakhir.

Meningkatnya kesadaran untuk kesehatan dan kebugaran, khususnya didorong oleh kelompok kelas atas dan Gen Z. Di kedua kelompok ini, pengeluaran untuk kesehatan dan kebugaran telah meningkat lebih dari dua kali lipat dalam 2 tahun terakhir.

(wdi)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini