"Selanjutnya, kekuatan modal kami yang akan didukung dana hasiI IPO serta Iaba perusahaan pada tahun 2018 dapat menempatkan BRIsyariah dalam bank kategori BUKU III," kata dia.
Adapun sekitar 80% dana yang diraih dari hasil IPO akan digunakan untuk meningkatkan penyaluran pembiayaan syariah. Lalu, 12,5% untuk pengembangan sistem teknologi informasi, dan sisanya 7,5% untuk pengembangan jaringan kantor cabang di daerah.
Dalam pelaksanaan IPO, BRI Syariah menunjuk empat penjamin pelaksana emisi, yakni Bahana Sekuritas, CLSA Sekuritas Indonesia, Danareksa Sekuritas, dan Indo Premier Sekuritas.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)