Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tingkat Keselamatan Penerbangan RI Dinilai Membaik

Koran SINDO , Jurnalis-Minggu, 20 Mei 2018 |12:22 WIB
Tingkat Keselamatan Penerbangan RI Dinilai Membaik
Foto: Okezone
A
A
A

Diapresiasi

Pengamat penerbangan, Alvin Lie, menilai peningkatan peringkat keselamatan penerbangan Indonesia yang disematkan ICAO kepada regulator penerbangan sipil Indonesia patut diapresiasi. Menurut Alvin, penilaian ICAO merupakan loncatan yang luar biasa karena manfaatnya bisa dirasakan bukan hanya oleh pengelola bandara, namun juga pihak maskapai lokal dan internasional.

Dari maskapai, manfaat yang bisa diperoleh bisa meningkatkan kepercayaan terhadap polis asuransi. Sedangkan bagi maskapai luar negeri bisa dipandang kepercayaan yang meningkatkan dari sisi pelayanan udara. “Penilaian ini yang dinilai adalah sistem di Indonesia atau lebih kepada kapasitas dan kinerja regulator, pemerintah, dan infrastruktur,” ujarnya

Baca Juga: Permintaan Penumpang Udara Global Tumbuh Melambat

Manfaat lain dari perbaikan peringkat tersebut juga baik untuk membuktikan reputasi negara. Alvin menjelaskan, penghargaan itu tidak hanya berupa keuntungan material, namun juga berpengaruh terhadap penilaian internasional terhadap penerbangan Indonesia secara keseluruhan.

Dampak Letusan Gunung Agung, 28 Jadwal Penerbangan di Bandara Ngurah Rai Dibatalkan

Alvin mengatakan, sertifikasi peningkatan keselamatan dari ICAO menunjukkan kualitas pelayanan udara yang semakin baik dari tahun ke tahun. Bagi dia, penilaian tersebut wajar diberikan, apalagi tahun lalu merupakan tahun emas bagi penerbangan Indonesia karena faktor zero accident.

“Penilaian ini sudah dilaksanakan tahun lalu, hasilnya juga sudah diberi tahu awal tahun ini dan sertifikatnya baru saja diberikan tahun ini,” katanya. Hasil audit ICAO menunjukkan terjadinya loncatan luar biasa dari sisi peringkat yang semula di urutan 192 menjadi urutan 58.

Alvin juga mengapresiasi kualitas penerbangan nasional semakin mumpuni dari sisi pelayanan udara dan dampaknya bisa dirasakan oleh semua pihak. “Capaian ini di atas rata-rata dunia. Ini tidak lepas dari kerja keras dan perbaikan organisasi di Kementerian Perhubungan khususnya di Direktorat Jenderal Perhubungan Udara,” ungkapnya.

Baca Juga: Setelah Bali, Kini Menhub Buka Penerbangan Langsung Silangit-India

Anggota DPR Komisi V Bambang Hardjo juga mengapresiasi peningkatan kualitas keselamatan penerbangan dari ICAO. Namun, hasil tersebut jangan lantas membuat regulator berbangga diri. Penghargaan itu harus menjadi pemicu untuk meningkatkan kualitas pelayanan penerbangan udara yang lebih baik lagi.

Bandara I Gusti Ngurah Rai Terima 369 Penerbangan Tambahan

“Ini tentu patut diapresiasi, namun bukan berarti kita berpuas diri. Sebab, masih banyak hal yang perlu diperbaiki,” ujarnya. Ada beberapa sektor yang masih harus dibenahi di sektor penerbangan di antaranya sisi safety and security-nya. “Apalagi kalau kita melihat ke belakang, kejadian bom beberapa waktu lalu yang dilakukan teroris.

Ini tentu dari sisi keamanan perlu ditingkatkan terus,” ungkapnya. Sejumlah hal yang perlu diperhatikan dari sisi keamanan adalah meningkatkan kualitas petugas keamanan bandara atau aviation security.“Pengawasan perlu ditingkatkan terus. Travel warning dari sejumlah negara tentu menjadi tantangan bagi penerbangan nasional kita,” katanya.

Manajer Hubungan Masyarakat PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Ikhsan Rosan mengatakan, Garuda menyampaikan selamat atas capaian pemerintah yang berhasil meningkatkan peringkatnya lebih baik lagi.

“Capaian dan kemajuan yang berhasil diraih ini tentu saja membanggakan stekholder penerbangan di Indonesia dan menjadi semangat baru untuk terus membangun sinergi antara regulator dan operator penerbangan untuk memberikan hasil terbaik ke depannya,” harap Ikhsan. (gir)

(Rani Hardjanti)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement