Share

PP Properti Terbitkan Utang Rp1 Triliun, Kuponnya 9,25%

Ulfa Arieza, Jurnalis · Senin 28 Mei 2018 20:53 WIB
https: img.okezone.com content 2018 05 28 278 1903898 pp-properti-terbitkan-utang-rp1-triliun-kuponnya-9-25-1rZj9gGvm9.jpg Ilustrasi: Shutterstock

JAKARTA - Pengembang properti PT PP Properti Tbk (PPRO) akan menerbitkan obligasi dengan skema Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) Obligasi Berkelanjutan I PP Properti senilai Rp2 triliun. Adapun pada tahap I perseroan akan menerbitkan senilai Rp1 triliun dari total target emisi.

Direktur Utama PP Properti, Taufik Hidayat menginformasikan obligasi yang ditawarkan perseroan terdiri dari dua seri yakni Seri A dengan jangka waktu 3 tahun dengan kupon sebesar 9,00% dan Seri B dengan jangka waktu 5 tahun dengan kupon sebesar 9,25%.

"Angka 9,00% untuk tenor 3 tahun dan sebesar 9,25% untuk tenor 5 tahun sudah rate yang bagus untuk membahagiakan dua belah pihak baik bagi kami di perseroan maupun investor. Kami optimis obligasi ini dapat diserap di pasar," kata dia di Jakarta, Senin (28/5/2018).

PP Properti

Dana penerbitan obligasi sebesar Rp1 triliun, akan digunakan sekitar 45% untuk pembayaran sebagian cicilan investasi tahun sebelumnya dan penggantian kas perseroan. Sebab, belanja lahan oleh perseroan di 2017 tidak sekaligus dibayar penuh melainkan memakai tenor.

Sementara sekitar 15% akan digunakan untuk investasi, di mana perseroan juga melakukan investasi di hotel. Sisanya sekitar 15% untuk refinancing dan 25% untuk modal kerja.

"Tahun ini PPRO fokus untuk mengembangkan lahan yang telah dimiliki, sehingga penggunaan dana dari penerbitan bond ini lebih banyak untuk pembayaran cicilan investasi tahun sebelumnya serta penggantian kas perseroan yang sebelumnya digunakan untuk investasi," kata dia.

PP Properti

PPRO telah menunjuk empat perusahaan efek sebagai penjamin pelaksanaan emisi yakni PT Danareksa Sekuritas, PT CGS-CIMB Sekuritas Indonesia, PT Indo Premier Sekuritas, PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk, sedangkan untuk Wali Amanat menunjuk PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

Obligasi Berkelanjutan dalam skema PUB ini telah meraih rating BBB+ (idn) dari PT Fitch Ratings. Peringkat PPRO mencakup pengangkatan satu notch dari peringkat stand alonenya di BBB(idn) dikarenakan hubungan operasional dan strategis yang moderat dengan perusahaan induknya PT PP (Persero) Tbk (PTPP).

PPRO menargetkan masa penawaran awal pada 28 Mei sampai dengan 7 Juni 2018. Pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) ditargetkan pada 27 Juni 2018. Adapun masa penawaran umum berlangsung pada 29 Juni-2 Juli 2018. Sementara pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) dijadwalkan pada 6 Juli 2018.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini