nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

PUPR Anggarkan Rp156 Miliar Tata Kota Lama Semarang

Giri Hartomo, Jurnalis · Selasa 29 Mei 2018 17:28 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 05 29 470 1904112 pupr-anggarkan-rp156-miliar-tata-kota-lama-semarang-bTk4ONVKba.jpeg Foto: Humas Kementerian PUPR

JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melakukan penataan kawasan Kota Lama Semarang, Jawa tengah. Hal ini bertujuan mewujudkan kota Semarang menjadi kota pusaka yang layak huni dan berkelanjutan.

Sebagai informasi, kawasan Kota Lama Semarang dikenal memiliki bangunan bersejarah dengan arsitektur bergaya Eropa. Dulunya, kawasan ini pernah menjadi pusat pemerintahan dan pusat kegiatan perekonomian pada masa Hindia Belanda.

Menteri Pekerjaan PUPR Basuki Hadimuldjono mengatakan,dengan penataan kawasan wisata tersebut, diharapkan bisa meningkatkan aktivitas pertumbuhan ekonomi yang ada di Semarang melalui wisatanya. Pasalnya dalam penataan kota lama Semarang, pihaknya menganggarkan Rp156 miliar.

Baca Juga: Jembatan Kali Kuto Jadi Kebanggaan Indonesia di Kancah Dunia, Ini Alasannya

Seperti diketahui, penataan kota lama Semarang sendirisudah dilakukan sejak 2017 lalu. Penataan itu sendiri berlangsung selama 2 tahun yang artinya akan rampung pada akhir2018 mendatang.

“Penataan dilakukan agar kawasan lebih tertata, nyaman dan bisa menjadi tujuan wisata. Selama ini, wisatawan yang datang ke Semarang lebih banyak memilih berkunjung ke wisata Candi Borobudur atau Pulau Karimunjawa,” ujarnya melalui keterangan tertulis, Selasa (29/5/2018).

Basuki mengatakan, dengan dilakukannya penataan kawasan ini nantinya akan dapat menata prasarana dan sarana kawasan tersebut. Nantinya seluruh saran akan dijadikan satu dalam sebuah Box Utility.

"Seperti utilitas saluran PDAM, kabel telfon dan listrik yang tidak tertata akan dibuat rapih melalui pemasangan box utility,” ucapnya

Baca Juga: Siap Sambut Pemudik, Begini Kondisi Jalan Tol Batang-Semarang

Basuki juga menyebut jika pihaknya akan memberikan fasilitas tambahan di seputar kawasan Kota Lama Semarang seperti tempat duduk panjang, tempat sampah, juga lampu penerangan jalan utama dan trotoar.

Penataan lainnya meliputi pekerjaan jalan, dan perbaikan drainase, halte hingga 2 kolam retensi Berok dan Bubakan yang akan dipompa dialirkan menuju kali Semarang. Bertindak sebagai pelaksana pekerjaan adalah PT Brantas Abipraya.

“Kita tata dan kembangkan kawasan Kota Lama Semarang. Nantinya akan menjadi kawasan wisata yang bermanfaat seperti kegiatan Car Free Day, kuliner, maupun event berbasis budaya,” tambahnya. (gir)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini