nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pengiriman Barang via Pos Naik 70%, Bagaimana dengan Uang?

Giri Hartomo, Jurnalis · Kamis 31 Mei 2018 19:19 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 05 31 320 1905130 pengiriman-barang-via-pos-naik-70-bagaimana-dengan-uang-XsiA0AdkNW.jpg PT Pos Indonesia (Foto: Okezone)

JAKARTA - PT Pos Indonesia menyebut ada kenaikan jumlah pengiriman barang hingga Minggu kedua bulan puasa ini. Bahkan diprediksi pengiriman barang via pos akan terus meningkat hingga lebaran nanti.

Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero) Gilarsi W Setijono mengatakan, kenaikan pengiriman barang diperkirakan mencapai 60 hingga 70% dibandingkan hari hari biasa. Hak tersebut terlihat dari sudah menumpuknya barang-barang kiriman yang ada di outlet-outlet kantor pos di seluruh Indonesia.

"Bukan prediksi lagi tapi sudah terjadi (peningkatan). Kita enggak punya number tapi sangat signifikan dibandingkan hari hari biasa. Keliatannya di hap-hap kita, penumpukan penumpukan sudah mulai terjadi setidaknya sih di atas 60-70% lah. Di atas hari hari normal," ujarnya saat ditemui di Jakarta, Kamis (31/5/2018).

Menurut Gilarsi, pada hari-hari biasa, pengiriman barang hanya sekitar 280 ribu saja per harinya. Namun pada hari ini diperkirakan pengiriman barang bisa mencapai 400 hingga 450 ribu barang per harinya.

Harga Parcel di Pasar Kembang Cikini Dibanderol Mulai Rp200 Ribu

"Normalnya itu kalau parcel pengiriman itu sekitar 280an ribu per hari. Sekarang sih minimal 400-450 lah. (Peningkatannya) Sejak seminggu dua Minggu sebelum ramadhan lah mulai persiapan peningkatan sebelum ramadan," jelasnya.

Menurut Gilarsi, barang-barang yang dikirim bermacam-macam bentuknya. Namun dirinya mengakui jika barang yang paling banyak dikirim via pos pada musim puasa kali ini adalah barang-barang yang berasal dari online shop.

"Wah macam-macam. Barang barang yang sifatnya personal kit termasuk belanjaan belanjaan online banyak sekali yang melalui kita juga," jelasnya

Menurutnya, adanya online shop memang menjadi pendongkrak sekaligus pembeda pada musim puasa kali ini. Sebab kehadiran jual beli daring ini bisa mendongkrak pengiriman barang dari Perseroan menjadi sangat sangat signifikan.

Harga Parcel di Pasar Kembang Cikini Dibanderol Mulai Rp200 Ribu

"Secara agregat memang terjadi peningkatan volume. Tapi ini juga bisa karena dorongan e-commerce sudah berhasil bersosialisasi dengan baik. Bisnis peer to peer juga sudah semakin orang jualan liat Instagram sudah semakin banyak ini yang terlihat ada kenaikan dari tahun lalu," jelasnya.

Oleh karena itu lanjut Gilarsi, dirinya menyiapkan langkah-langkah antisipasi untuk bisa memfasilitasi masyarakat yang mengirim barang via pos. Sehingga pelayanan yang diberikan bisa memuaskan.

Salah satunya adalah dengan melakukan pengawalan secara ketat oleh petugas-petugas yang ada di lapangan. Bahkan di beberapa titik seperti Bandara, pihaknya menghimbau untuk melakukan penjagaan selama 24 jam non stop.

"Kita terpaksa harus sangat ketat mengawal karena di penerbangan sendiri tinggi itu, jadi jangan sampai berebut space dengan yang non reguler kemudian kita jadi tidak terangkut. Ayo itu hak yang kita lakukan dengan rutin tapi lebih insentif sekarang. Jadi kita punya petugas yang di bandara bandara penting itu enggak boleh tidur harus berganti ada shift yang enggak boleh terputus disitu," jelasnya.

Harga Parcel di Pasar Kembang Cikini Dibanderol Mulai Rp200 Ribu

Pengiriman Uang dari Luar Negeri via Pos Ikut Meningkat

Tak hanya pengiriman barang, Gilarsi juga menyebut peningkatan pengiriman uang juga terjadi pada menjelang lebaran kali ini. Khususnya pengiriman uang yang berasal dari luar negeri menuju Indonesia.

"Banyak banyak ada peningkatan (pengiriman uang) itu terjadi peningkatan," ucapnya.

Tak disangka-sangka, pengiriman uang via pos masih berada di kisaran double digit. Atau angka pastinya adalah berada di angka belasan persen.

"Iya (pokoknya) ada peningkatan belasan persen lah," tegasnya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini