Share

Pekan Depan, THR PNS Segera Cair?

Giri Hartomo, Jurnalis · Sabtu 02 Juni 2018 19:06 WIB
https: img.okezone.com content 2018 06 02 320 1905744 pekan-depan-thr-pns-segera-cair-BmAkVN6dyb.jpg Foto: Ilustrasi Shutterstock

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menandatangani Peraturan Pemerintah (PP) yang menetapkan pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) dan gaji ke-13 untuk para pensiunan, penerima tunjangan, seluruh PNS, prajurit TNI dan anggota Polri. THR yang diberikan pada tahun ini pun jauh lebih besar karena ditambah dengan tunjangan-tunjangan.

Mengenai kapan THR tersebut akan cair Kepala Sub Bagian (Kasubag) Hubungan Media dan Antar Lembaga Biro Humas BKN Diah Eka Palupi mengatakan, diperkirakan pencairan akan berlangsung pada Minggu depan. Hal tersebut berdasarkan pengalaman-pengalaman yang mana pencairan selalu terjadi pada H-7 lebaran.

"Pekan depan sepertinya mulai cair," ujarnya kepada Okezone, Sabtu (2/6/2018)

Baca Juga: THR PNS Tahun Ini Lebih Besar, Apa Alasannya?

Presiden Sudah Teken PP Pemberian THR 2018 Sebesar Rp35,76 T

Meskipun begitu lanjut Diah, dirinya menyarankan agar menanyakan langsung kepada Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengenai tanggal pastinya THR PNS bisa cair. Sebab, seluruh kebijakan dan anggaran ada pada Kementerian Keuangan khususnya Direktorat Jenderal Anggaran (DJA).

"Bisa kejar ke Direktur Jenderal Anggara (DJA) (kapan THR PNS bisa cair," ucapnya.

Sebagai informasi, Kementerian Keuangan tengah menyiapkan data Pegawai Negeri Sipil (PNS) terkait penerimaan Tunjangan Hari Raya (THR) dan gaji ke-13.

Hal ini merespons Peraturan Pemerintah (PP) yang telah ditandatangani Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengenai pemberian THR dan gaji ke-13 untuk para pensiunan, penerima tunjangan, seluruh PNS, prajurit TNI dan anggota Polri. THR yang diberikan pada tahun ini pun jauh lebih besar karena ditambah dengan tunjangan-tunjangan.

Baca Juga: THR PNS dan Pensiunan Kuras APBN, Menpan-RB: Wajar Kita Beri Apresiasi

Presiden Sudah Teken PP Pemberian THR 2018 Sebesar Rp35,76 T

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan, kesiapan data tersebut membutuhkan waktu setidaknya satu minggu. Data tersebut pun sedang disiapkan satuan kerja (satker) pemerintah di seluruh Indonesia.

"Sekarang seluruh satker sedang mempersiapkan dokumennya, jadi memang akan menjadi sangat pendek buat para satker menyiapkan karena terpotong waktu libur dua hari di minggu depan," ujar dia saat ditemui di Kantor Kemenko Bidang Perekonomian, Jakarta, Kamis (24/5/2018).

Satuan kerja akan mengitung nilai THR dan mengidentifikasi sesuai nama masing-masing PNS. Data tersebut nantinya akan diberikan ke Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Kemenkeu di seluruh Indonesia.

Baca Juga: Pemerintah Pastikan Pegawai Honorer Tak Dapat THR

Presiden Sudah Teken PP Pemberian THR 2018 Sebesar Rp35,76 T

"Itu akan membutuhkan waktu seminggu. Jadi kita harap pencairan betul-betul akan bisa disalurkan sesudah satker itu menyampaikan ke KPPN kita," katanya.

Adapun penambahan nilai THR yang jauh lebih besar di tahun ini, kata Sri Mulyani, pihaknya belum memperhitungkan seberapa besar pengaruhnya pada pertumbuhan ekonomi di kuartal II. Namun dia meyakini pertumbuhan ekonomi kuartal II akan jauh lebih baik.

"Saya belum melakukan penghitungan, nanti kita lihat. Sesuai datanya BPS, konsumsi di level rumah tangga yang miskin selama ini sangat terbantu dengan program seperti dana desa, PKH, sedangkan kelas menengah ini yang diharapkan menggerakkan, kita berharap kuartal II konsumsi lebih tinggi dari kuartal kemarin," pungkasnya. (gir)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini