Luncurkan Reksadana Online, Yusuf Mansur Dorong Semua Pengguna Paytren Berinvestasi

Ulfa Arieza, Jurnalis · Selasa 05 Juni 2018 11:33 WIB
https: img.okezone.com content 2018 06 05 278 1906695 luncurkan-reksadana-online-yusuf-mansur-dorong-semua-pengguna-paytren-berinvestasi-j5y3EL1xwn.jpeg Paytren (foto: Ulfa/Okezone)

JAKARTA - Perusahaan aset manajemen besutan Ustad Yusuf Mansur, PT PayTren Aset Manajemen (PAM) meluncurkan layanan pembelian reksadana syariah PAM online atau PayTren Online Reksadana atau (PayOR). Fitur ini diciptakan untuk memudahkan calon investor terutama investor individu yang akan menjadi investor reksadana syariah PAM.

Pemilik PAM Ustad Yusuf Mansur menjelaskan, fitur online ini dilengkapi dengan akses langsung ke Kementrian Dalam Negeri Direktorat Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) untuk proses verifikasi data calon investor. Dengan demikian, fitur PayOR ini dapat memproses data investor lebih cepat untuk mendapatkan Single Investor Identification Number (SID) dari PT Kustodian Sentrak Efek indonesia (KSEI).

Yusuf Mansur berharap, hadirnya reksadana online tersebut memudahkan masyarakat untuk berinvestasi pada reksadana syariah di PAM.

paytren

"Apalagi nanti dengan balutan e-money yang juga baru saja turun surat terbit dari Bank Indonesia, Insya Allah ini akan memudahkan banyak sekali masyarakat untuk membeli reksadana. Bahkan nanti pengguna Paytren dan non pengguna bisa menjadi agen reksadana lewat online," ujarnya di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (5/6/2018).

Dengan meluncurnya reksadana syariah online ini, Yusuf Mansur menargetkan dalam jangka panjang seluruh pengguna PayTren payment gateway juga dapat menjadi nasabah reksadana. Pihaknya akan melakukan literasi kepada masyarakat khususnya pengguna PayTren payment gateway untuk menyisihkan dana konsumsi mereka guna berinvestasi pada reksadana syariah di PAM.

"Targetnya semua pengguna. Enggak pakai minimal, pokoknya semua pengguna itu harus SID," kata dia.

Yusuf Mansur menargetkan pertumbuhan nasabah PayTren Asset Management dapat sejalan dengan pertumbuhan nasabah PayTren payment gateway.

 paytren

Hingga akhir tahun diharapkan nasabah PayTren payment gateway dapat bertumbuh hingga 10 juta nasabah dengan dana yang beredar mencapai Rp20 triliun hingga Rp30 triliun.

Yusuf Mansur berharap 10% dari dana tersebut dapat diinvestasikan pada reksadana di PAM. Dengan demikian, hingga akhir tahun dana kelolaan PAM ditargetkan bisa mencapai Rp3 triliun dengan total nasabah 1 juta orang.

"Insyaf Allah dalam waktu dekat kami akan menembus dengan mudah 1 juta pemegang reksadana ini bisa akan terpenuhi," kata dia.

Adapun hingga saat ini, nasabah PAM tercatat mencapai 4.500 SID. PT PayTren Aset Manajemen (PAM) sendiri hadir pada pasar modal syariah lndonesia sejak 24 Oktober 2017, dengan mengantongi surat izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Salinan Keputusan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Nomor: KEP-49/D.O4/2017 tentang Pemberian Izin Usaha Perusahaan Efek yang melakukan kegiatan usaha sebagai Manajer Investasi Syariah kepada PT Paytren Aset Manajemen.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini