nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Yusuf Mansur Targetkan Dana Transaksi PayTren Capai Rp30 Triliun

Ulfa Arieza, Jurnalis · Selasa 05 Juni 2018 15:00 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 06 05 278 1906814 yusuf-mansur-targetkan-dana-transaksi-paytren-capai-rp30-triliun-oHE9hFBgSf.jpeg Ustad Yusuf Mansur (Foto: Ulfa/Okezone)

JAKARTA - Pemilik PayTren payment gateway, Ustad Yusuf Mansur, menargetkan dana transaksi pada dompet elektronik besutannya tersebut bisa mencapai Rp20 triliun hingga Rp30 triliun. Sejalan dengan itu, pengguna PayTren diharapkan mencapai 10 juta pengguna hingga akhir tahun.

Dia menyebut, setelah mengantongi izin dari Bank Indonesia (BI), PayTren memiliki peluang besar sebagai alat pembayaran elektronik. Sebagaimana diketahui, PayTren atau PT Veritra Sentosa International (VSI) PayTren, sudah mengantongi izin dari bank sentral.

paytren

"Kita akan kejar sampai akhir tahun karena semua entitas muslim hari ini agak kesulitan membuat e-money yang baru. Sedangkan semua kerjasama e-money itu harus lapor ke Bank Indonesia. Jadi peluang PayTren untuk speed up di tahun pertama ini adalah peluangnya," kata dia di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (5/6/2018).

Yusuf Mansur juga akan berkomunikasi dengan beberapa organisasi seperti Muhammadiyah serta Nahdatul Ulama (NU) untuk mendorong penggunaan PayTren. Sebab, proses pembuatan uang elektronik sendiri terbilang susah lantaran harus melibatkan banyak persyaratan.

paytren

"Saya dorong Muhammadiyah merapat, NU merapat karena memang bikin e-money baru ini insya Allah sulit. Nah peluang ini jadi keberkahan supaya persatuan umat yang diidamkan terjadi," ujarnya.

Selain PayTren payment gateway, Yusuf Mansur juga mendirikan PT Payment Asset Management (PAM) yang baru saja meluncurkan layanan pembelian reksadana syariah PAM online atau PayTren Online Reksadana atau (PayOR). Fitur ini diciptakan untuk memudahkan calon investor terutama investor individu yang akan menjadi investor reksadana syariah PAM.

Yusuf Mansur menjelaskan, fitur online ini dilengkapi dengan akses langsung ke Kementrian Dalam Negeri Direktorat Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) untuk proses verifikasi data calon investor. Dengan demikian, fitur PayOR ini dapat memproses data investor lebih cepat untuk mendapatkan Single Investor Identification Number (SID) dari PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI). (KMJ)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini