BPTJ Akan Berlakukan Buka Tutup Gerbang Tol Selama Asian Games, Ini Jadwalnya

Giri Hartomo, Jurnalis · Selasa 26 Juni 2018 14:36 WIB
https: img.okezone.com content 2018 06 26 320 1914176 bptj-akan-berlakukan-buka-tutup-gerbang-tol-selama-asian-games-ini-jadwalnya-ca9yyeklMo.jpg Foto: BPTJ Berlakukan Buka Tutup Tol (Giri/Okezone)

JAKARTA - Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) menyiapkan beberapa kebijakan untuk memperlancar arus lalu lintas saat pelaksanaan Asian Games 2018. Salah satunya adalah kebijakan buka tutup gerbang tol untuk kendaraan pribadi.

Kepala BPTJ Bambang Prihartono mengatakan, kebijakan tersebut rencananya akan mulai di ujicoba mulai tanggal 2 Juli 2018. Namun kebijakan buka tutup gerbang tol ini hanya dilakukan pada gerbang tol prioritas saja.

Rencananya lanjut Bambang, penutupan pintu tol prioritas ini akan diterapkan bervariasi. Ada yang dimulai dari pukul 06.00 WIB-17.00 WIB dan pukul 12.00 WIB-21.00 WIB setiap harinya.

"Paket kebijakan ini merupakan pengembangan lanjut dari konsep ganjil genap yang telah diusulkan Dishub Pemprov DKI Jakarta, setelah kami melakukan kajian intensig perlu kebijakan yang lebih komperhensif untuk mendukung kelancaran transportasi selama penyelenggaraan Asian Games," ujarnya dalam acara halalbihalal di Hotel Harris, Jakarta, Selasa (26/6/2018).

 Besok, Tol Jagorawi Berlakukan Ganjil-Genap

Bambang menjelaskan, penutupan pintu tol akan dilakukan di gerbang terpadat yang mengalami kecepatan kurang dari 40 km/jam, V/C ratio lebih dari 1 atau pada gerbang tol dengan antrian panjang mencapai 200 meter dan jarak antar gerbang tolnya berdekatan.

Penutupan pintu tol juga akan diprioritaskan untuk rute Wisma Atlet Kemayoran, Gelora Bung Karno (GBK), Velodrome Rawamangun dan Cibubur. Rute yang dimaksud merupakan rute-rute menuju venue pertandingan.

"Manajemen di jalan tol khusus, kemudian kita akan melakukan penutupan di pintu-pintu tol jadi kita punya 8 rute dari wisma itu manajemen rekayasa angkutan," ucapnya.

 Hari Ini Pemberlakuan Tilang Pengendara pada Penerapan Ganjil Genap Tol Jakarta-Cikampek

Selain penutupan lanjut Bambang, pihaknya juga menyiapkan lajur khusus di jalan tol yang diperuntukkan bagi kendaraan pengangkut atlet dan angkutan umum bus. Lebih dari 100 km panjang jalan tol di lajur 1 akan didedikasikan menjadi lajur khusus mobilitas kendaraan atlet dan angkutan bus.

Adapun ruas tol yang akan diberlakukan LKAU ini meliputi ruas Tol Dalam Kota (21,6 km), ruas Tol Pelabuhan (25,8 km), ruas Tol Wiyoto Wiyono (26,2 km) dan ruas Tol Jagorawi (26,8 km), yang akan dilengkapi marka dan rambu.

"Kami memikirkan transportasi di Jabodetabek dan sekitarnya ada beberapa. Pertama poin to poin tidak boleh lebih dari 30 menit tentu jalur pertandingan akan kacau karena jalan pertandingan ketat CO2 harus diturunkan agar menjadi serendah mungkin DKI Jakarta menyangkut kesehatan atlet sendiri," jelasnya.

 

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini