Harga Daging Ayam Berangsur Normal, Kapan?

Antara, Jurnalis · Rabu 25 Juli 2018 14:29 WIB
https: img.okezone.com content 2018 07 25 320 1927122 harga-daging-ayam-berangsur-normal-kapan-tBOxkKsV7W.jpg Ilustrasi: Foto Okezone

JAKARTA - Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian menjanjikan harga daging ayam ras akan berangsur kembali normal karena produksi daging ayam dinilai mencukupi kebutuhan.

Direktur Pengelolaan dan Pemasaran Hasil Peternakan (PPHP) Kementan Fini Murfiani mengatakan, kenaikan harga daging ayam di atas harga normal mencapai Rp37.000 sampai Rp40.000 per kg, disebabkan bukan karena pasokan yang menurun, melainkan adanya permintaan yang meningkat cukup tajam dalam waktu yang relatif lama akhir-akhir ini.

"Hasil pemantauan petugas Kementan di beberapa pasar, walaupun sempat terjadinya kenaikan harga daging ayam. Karena pasokannya cukup, terbukti harga daging ayam berangsur-angsur sudah turun ke kondisi normal," kata Fini dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu (25/7/2018).

Fini menjelaskan rata-rata konsumsi daging ayam ras sekitar 11,5 kg per tahun dengan jumlah penduduk sekitar 265 juta jiwa. Dengan demikian, kebutuhan daging ayam ras selama tahun 2018 dengan sudah memperhitungkan kenaikan permintaan pada hari raya dan tahun baru adalah sekitar 3,05 juta ton/thn.

Sementara itu, jumlah produksi daging ayam ras selama tahun 2018 diperkirakan akan mencapai 3,56 juta ton/th, sehingga sebenarnya ada surplus produksi sekitar 500.000 ton.

Tanpa memperhitungkan stok tahun lalu, selama Januari-Juni tahun ini, realisasi produksi daging ayam ras telah mencapai 1,80 juta ton sementara kebutuhan yang dipenuhi sebanyak 1,54 juta ton.

"Maka dalam 6 bulan ini kita mengalami surplus daging ayam ras sekitar 260 ribu ton," kata Fini.

Dia mencontohkan harga daging ayam di Jawa Tengah pada Senin 23 Juli 2018 berkisar Rp35.000 per kg, turun sebesar 2,23% dari hari sebelumnya Rp35.800 per kg.

Harga ayam ras hidup di tingkat produsen juga sudah normal Rp23.000 per kg. Di Jawa Timur, harga daging ayam ras juga turun 0,11% dari Rp35.940 per kg menjadi Rp35.900 per kg. Harga daging ayam di Lampung sebesar Rp34.000 per kg dan bahkan di Sumatera Barat hanya Rp29.600 per kg.

Sebaliknya, harga daging ayam di DKI Jakarta masih sekitar Rp36.000 sampai Rp37.000 per kg. Namun dengan pasokan yang cukup, diyakini dalam beberapa hari harga daging ayam akan semakin stabil.

Produksi daging ayam juga tidak akan terganggu karena masalah ketersediaan pakan, mengingat produksi jagung dalam negeri tahun ini diperkirakan lebih dibandingkan tahun lalu.

"Produksi jagung tahun ini bisa mencapai 29,5 juta ton, meningkat dari tahun 2017 sebanyak 28,9 juta ton. Sehingga tidak ada kekhawatiran akan kurangnya pasokan jagung dalam negeri sebagai bahan baku utama dalam pembuatan pakan, bahkan berlebih," kata Fini. (dni)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini