JAKARTA – Pasarnya masih terbuka, harganya pun cukup tinggi, namun tetap perlu mencermati tren pasar dan pesaing sebelum memutuskan untuk menekuninya hal yang satu ini.
Peternak Gouldamadine atau pipit pelangi Setiawan Sawi yang tinggal di Bekasi menceritakan pengalaman berbisnis menjadi peternak burung pipit pelangi. Menurutnya pipit pelangi termasuk burung hias yang paling digemari.
“Permintaan pasar pun tetap terbuka selalu untuk burung ini,” ujarnya.
Berikut analisi usaha burung pipit pelangi seperti dilansir buku 31 Inspirasi Bisnis Di Masa Krisis karya Flona Serial yang diterbitkan pada 2009.

Analisis Usaha
Periode 1 tahun
Biaya Investasi
1. Pembuatan kandang + perlengkapan (8 set) = Rp 1.000.000
2. Induk (8 pasang + 1 pasang cadangan) x Rp 200.000 = Rp 1.800.000
3. Pipit jepang/baby sitter (16 pasang x Rp 20.000) = Rp 320.000