nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Antam Gandeng OENI Garap Proyek Senilai USD320 Juta

Jum'at 12 Oktober 2018 11:44 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 10 12 278 1963033 antam-gandeng-oeni-garap-proyek-senilai-usd320-juta-H61mV4x6QC.jpeg Ilustrasi: Shutterstock

JAKARTA - Geliat bisnis PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) makin agresif, terlebih perseroan belum lama ini telah menandatangani Head of Agreement HoA) proyek pabrik nickel pig iron (NPI) blast furnace Halmahera Timur dengan Ocean Energy Nickel International PteLtd (OENI). Nilai proyek itu sebesar USD320 juta. ANTM memperoleh porsi kepemilikan 30%. Sedang OENI sebesar 70%.

”Namun, kami memiliki opsi pembelian saham menjadi mayoritas setelah lima tahun operasi,” kata Direktur Utama ANTM Arie Prabowo Ariotedjo dikutip dari Harian Neraca, Jumat (12/10/2018).

Baca Juga: 1 Tahun Berhenti, Antam Kembali Operasikan Pabrik di Tayan

Dalam proyek tersebut, ANTM bakal menjamin ketersediaan bijih nikel. Sementara OENI menjadi pihak yang bertanggung jawab soal pendanaan dan penyelesaian konstruksi tepat waktu. Proyek NPI blast furnace itu memiliki kapasitas produksi 30.000 ton nikel yang terdiri dari delapan lini produksi. Dua lini produksi pertama diharapkan bisa mulai berproduksi pada kuartal IV 2020. Sedang operasi secara penuh ditargetkan mulai 2023.

Emas Salah Satu Komponen Inti Penyumbang Inflasi Februari 2018 

Arie menambahkan, proyek NPI blast furnance merupakan salah satu langkah penting dalam meningkatkan nilai tambah komoditas yang dikelola ANTM. "Proyek ini akan menambah total produksi nikel tahunan ANTM sehingga diharapkan turut mendongkrak kinerja," pungkasnya.

Baca Juga: Antam Tertarik Beli Divestasi Saham 20% Vale Indonesia

Hingga akhir tahun ini, Antam targetkan proyek penambahan kapasitas produksi feronikel sebesar 50% di pabrik Halmahera Timur (Haltim) bisa rampung. Direktur Operasi Antam, Hari Widjajanto pernah bilang, penambahan kapasitas pabrik feronikel ini dilakukan seiring meningkatnya penjualan feronikel pada semester I/2018 yang mencapai 12.811 Ton Nikel dalam Feronikel (TNi) atau naik 37% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar 9.327 TNi. ”Proyek pembangunan Pabrik Feronikel Haltim (P3FH) ini merupakan proyek kunci Antam. Apalagi, produksi feronikel menjadi penyumbang terbesar kedua dari total penjualan kami," jelasnya.

Emas Salah Satu Komponen Inti Penyumbang Inflasi Februari 2018 

Hari mengungkapkan, progres pembangunan pabrik ini sudah mencapai 67% per semester I/2018 dan ditargetkan rampung akhir 2018. Dengan selesainya pabrik ini, maka kapasitas terpasang bertambah hampir dua kali lipat dari 27.000 TNi menjadi 40.500 Tni per tahun.”Untuk membangun dan memperbesar kapasitas pabrik feronikel, tahun ini belanja modal yang disiapkan sekitar Rp3,2 triliun," imbuhnya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini